Sempat Unggul di Babak Pertama, Semen Padang FC Telan Kekalahan dari Sriwijaya FC

Press conference via Zoom usai laga Semen Padang FC kontra Sriwijaya FC
Press conference via Zoom usai laga Semen Padang FC kontra Sriwijaya FC (Ade Suhendra)

PALEMBANG, KLIKPOSITIF - Sempat unggul di babak pertama, Semen Padang FC harus tunduk atas Sriwijaya FC 2-1, Senin 11 Oktober 2021 di Stadion Jakabaring, Palembang. Dua gol yang disarangkan Sriwijaya FC diciptakan oleh 2 orang mantan pemain Semen Padang FC, Afriansyah dan Dedi Hartono.

Tim Kabau Sirah sendiri mengawali laga kedua kontra Sriwijaya FC dengan cukup percaya diri. Hasilnya, sepanjang 45 menit babak pertama, tim asuhan Coach Weliansyah berhasil menguasai jalannya pertandingan.

baca juga: Gol Rocky Sipolo Bawa Semen Padang FC Unggul Sementara di Babak Pertama Atas Sriwijaya FC

Banyak peluang tercipta mulai dari Vivi Asrizal, Vendry Mofu, Manda Cingi dan Rocky Sipolo. Gol Semen Padang FC sendiri tercipta jelang berakhirnya babak pertama yaitu menit ke-39.

Umpan Vendry Mofu berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Ricky Sipolo danmembawa Semen Padang FC unggul sementara sampai akhir babak pertama. Usai jeda turun minum, Sriwijaya mulai mengembangkan permainan dan mencoba menekan lini pertahanan Semen Padang FC.

baca juga: Sriwijaya FC Vs Semen Padang FC, Nil Maizar Waspadai 2 Gelandang Kabau Sirah

Usaha anak asuh Nil Maizar ini membuahkan hasil pada menit 49 lewat mantan pemain Semen Padang FC, Afriansyah. Menerima umpan dari sisi kanan, Afriansyah berhasil menyundul bola dengan terarah ke gawang Rendy Oscario, skor imbang 1-1.

Bermain imbang, Semen Padang FC mulai kehilangan fokus dan Sriwijaya FC kini membalikkan situasi dengan menguasai jalannya pertandingan. Beberapa serangan yang dilancarkan Semen Padang FC gagal menusuk jantung pertahanan Sriwijaya FC.

baca juga: Melawan Eks Timnya, Manda Cingi: Pertandingan Ini Syarat Emosional

Sebaliknya, gol balasan Yang diciptakan Afriansyah seperti menjadi penyemangat bagi Dedi Hartono dkk. Puncaknya, sebuah kemelut terjadi di dalam kotak penalti, Semen Padang FC yang berhasil menggetarkan gawang Rendy Oscario.

Menerima Bola liar di sisi kanan penjaga gawang, Dedi Hartono yang juga mantan pemain Semen Padang FC melepaskan tendangan keras dan merubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC. Gol tersebut akhirnya membawa Laskar Wong Kito kembali meraih poin penuh dilaga kedua dan mengakhiri Derby Sumatera untuk kemenangan Sriwijaya FC.

baca juga: Jelang Laga Kontra Semen Padang FC, Nil Maizar Waspadai Pemain Ini

Pelatih Kepala Semen Padang FC Weliansyah mengatakan timnya sudah bermain bagus dilaga tersebut. Apalagi di babak pertama, Dedi Gusmawan dkk berhasil menguasai jalannya pertandingan hingga 45 menit pertama berakhir.

"Inilah sepakbola, sedikit kesalahan menjadi fatal. Ini akan menjadi PR dan bahan evaluasi Kami untuk pertandingan selanjutnya," ujar Weliansyah didampingi Manda Cingi usai laga.

Ia menjelaskan bahwa anak asuhnya telah bermain maksimal dan laga kontra Sriwijaya FC adalah pertandingan yang menarik. Ia juga mengakui bahwa ada kesalahan individual pemain dan mskomunikasi yang terjadi di babak kedua.

"Secara fisik kami tidak ada masalah, tapi memang dibabak kedua Sriwijaya FC mulai menekan," katanya.

Sementara itu, Manda Cingi mengucapkan selamat kepada Sriwijaya FC yang berhasil meraih poin penuh malam ini. Namun ia menjelaskan bahwa awalnya ia bersama pemain lainnya sangat menikmati pertandingan.

"Kami sangat menikmati pertandingan, tapi dibabak kedua terpancing emosi dan hilang konsentrasi. Ini menjadi evaluasi nanti ke depannya," kata Manda Cingi.

Dalam laga tersebut, Salah seorang pemain Semen Padang FC harus mendapatkan kartu merah di menit 72. Dialah Rahmad Tri yang menerima dua kartu kuning di babak pertama dan babak kedua

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi