Tonton Pertandingan BRI Liga 1, Menpora Sebut Wasit Harus Adil

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali  dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (PSSI)

KLIKPOSITIF - Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora ), Zainudin Amali menonton pertandingan BRI Liga 1 2021/2022 antara Arema FC versus Bhayangkara FC di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (12/9).

Menpora , Zainudin Amali menyebut penerapan protokol kesehatan yang ketat di BRI Liga 1 2021-2022 menjadi jaminan untuk keberlangsungan kompetisi sepak bola di Tanah Air. Apalagi, Liga 2 nantinya akan segera digulirkan.

baca juga: Elite Pro Academy U-16 dan U-18 Resmi Digelar

"Kedatangan saya disini ingin melihat bagaimana penerapan protokol kesehatannya, sebagaimana yang sudah kita bahas dalam rapat koordinasi yang sudah dilakukan berkali-kali. Kami merasa puas dan senang setelah melihat protokol kesehatan benar-benar dijalankan," kata Zainudin Amali yang dikutip dari laman PSSI .

"Sebagaimana yang kita saksikan, semua berjalan sesuai harapan kita. Kompetisi terhenti sudah lama dan baru dimulai lagi, misalnya wasit sudah lama tidak memimpin pertandingan, saya kira harus adil. Kemudian juga dengan pemain, mereka sudah lama tidak merasakan atmosfer pertandingan. Saya harap kedisiplinan ini harus tetap terjaga," terang Menpora Amali.

baca juga: Jelang Hadapi Australia, Timnas U-23 Adaptasi di Lapangan Sintetis

Sementara itu, Ketua Umum PSSI , Mochamad Iriawan mengaku sangat bersyukur, karena pertandingan BRI Liga 1 2021-2022 yang saat ini memasuki pekan kedua terus berjalan lancar dan protokol kesehatan terus konsisten ketat.

" PSSI berharap kompetisi dapat berjalan lancar, aman dan konsisten dengan prokes yang ketat hingga akhir musim. Kami juga mengapresiasi suporter untuk terus mendukung tim kesayangannya di rumah saja alias tidak datang ke stadion," tambahnya.

baca juga: Persiapkan Laga Hadapi Australia, Shin Tae-yong Beri Latihan Unik Bagi Timnas U-23

Editor: Haswandi