Final AFF Cup 2016, Nil Maizar: Indonesia Harus Bermain Militan

Nil Maizar.
Nil Maizar. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Jelang laga final ASEAN Football Federation (AFF) Cup 2016, Indonesia harus mewaspadai para pemain Thailand yang kualitasnya ada diatas rata-rata. Namun, bermain di kandang dan dihadapan suporternya tentu menjadi dukungan tersendiri bagi para pemain.

Mantan pelatih Timnas Indonesia , Nil Maizar saat berbincang dengan KLIKPOSITIF mengatakan, Indonesia harus bisa memanfaatkan kondisi yang ada. Mulai dari bermain di kandang sendiri, ditambah lagi dengan banyaknya dukungan dari para suporter Indonesia .

baca juga: Situasi Kemanusiaan di Afghanistan Memburuk, Jokowi : Kami Siap Memfasilitasi Dialog Antara Ulama

"Harusnya ini bisa memotivasi para pemain untuk bermain militan dan berusaha memanfaatkan setiap peluang yang ada. Seperti yang diketahui, Thailand adalah tim yang sangat kuat," papar pelatih Semen Padang FC ini.

Selain itu, Indonesia setidaknya ada pengalaman selama babak penyisihan melawan Thailand. Saat itu, Indonesia ketinggalan dua gol dan mampu menyamakan kedudukan, meskipun setelah itu kalah. Namun, upaya para pemain dalam mencapai hasil imbang sangat patut diacungi jempol.

baca juga: Kabar Baik, Penerbangan Indonesia Bisa Langsung ke Arab Mulai 1 Desember Mendatang

"Setiap pertandingan itu adalah final. Makanya, para pemain harus selalu bergerak dan bermain atraktif serta bermain tanpa beban. Itulah intinya, sehingga dalam pertandingan tersebut para pemain bisa fokus," ucapnya.

Untuk strategi sendiri, Nil Maizar tidak begitu mengetahui karena itu adalah tugas dari pelatih Indonesia saat ini. Tapi, dia berharap skema yang dimainkan oleh Alfred Riedl nanti sama seperti saat melawan Vietnam, karena cara main dan daya juang pemain Thailand hampir sama.

baca juga: Ini yang Dibahas Jokowi Saat Bertemu dengan Presiden Amerika

"Saya berdoa yang terbaik untuk Timnas Indonesia . Semoga bisa memberikan gelar terbaik yang sudah didampakan selama beberapa tahun belakangan ini," tutupnya. (*)

Penulis: Agusmanto