Otoritas Roma Salahkan Presiden FIGC Atas Kasus Baru Covid-19 di Italia

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Kontroversi perayaan kemenangan Italia UEFA EURO 2020 berlanjut, dengan otoritas lokal di Roma menyalahkan Presiden FIGC Gabriele Gravina atas peningkatan kasus COVID-19.

Turnamen berakhir di London di Stadion Wembley 10 hari yang lalu, Italia mengalahkan Inggris melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1.

baca juga: Warga Meninggal Karena COVID-19 di Agam Bertambah, Total 162 Orang

Konvoi perayaan kemenangan tersebut membuat jengkel pihak berwenang setempat, yang bersikeras bahwa mereka tidak memberikan izin untuk ini di tengah masalah keamanan.

Kontroversi itu berlarut-larut dengan komentar dari pakar kesehatan di Lazio Region, Alessio D'Amato.

baca juga: Satgas COVID-19: Dalam Pekan Ini Sudah 10 Orang Warga Pasbar Meninggal Dunia

"Kami membayar harga untuk apa yang disebut 'Efek Gravina', tapi untungnya tanpa komplikasi di rumah sakit," katanya setelah 681 kasus baru di wilayah tersebut selama 24 jam terakhir, dan satu kematian.

"Kami pasti akan melihat lebih banyak kasus sebagai akibat dari hilangnya fokus seputar perayaan Kejuaraan Eropa, dan tren itu akan berlanjut selama beberapa hari lagi.

baca juga: Terkait Bantuan Warga Terpapar Covid-19, Ini Penjelasan Wawako Solok

"Sebagian besar kasus positif baru adalah orang muda yang belum divaksinasi, sehingga sekali lagi menunjukkan pentingnya vaksinasi."

Sulit untuk melihat bagaimana bus dengan atap terbuka dapat dianggap sebagai penyebab lonjakan kasus daripada perayaan liar di jalan-jalan pada malam Final.

baca juga: Hari Ini 3 Pasien COVID-19 di Tanah Datar Meninggal Dunia, Positif 52 Orang

Editor: Eko Fajri