PSSI Lima Puluh Kota Targetkan Satu Nagari Satu Pelatih Berlisensi

Kursus kepelatihan Lisensi-D PSSI di Lima Puluh Kota.
Kursus kepelatihan Lisensi-D PSSI di Lima Puluh Kota. (Ist)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia ( PSSI ) Lima Puluh Kota memiliki target ambisius untuk mengembangkan dunia si kulit bundar di daerah mereka. Tidak tanggung-tuanggung, mereka memiliki target satu nagari dengan satu pelatih berlisensi.

Hal itu disampaikan Ketua Askab PSSI Lima Puluh Kota , Rizky Kurniawan Nakasri saat memberikan sambutan pada kursus kepelatihan Lisensi-D PSSI terhadap 40-an pelatih sepak bola lokal dan perwakilan Sumbar.

baca juga: Liga 2 Bergulir, Kompetisi Dibagi Dalam 4 Grup yang Diikuti 24 Tim

"Kita ingin kompetensi sepakbola bisa lebih meningkat sampai tingkat nagari," kata pria yang akrab disapa RKN itu di Mess Pemda Tarantang, Harau, Senin (5/7) kemarin.

RKN mengaku hakkul yakin,jika Lima Puluh Kota merupakan gudangnya para pelaku olahraga berprestasi. Apalagi, di samping olahraga, kini pemkab juga sedang gencar-gencarnya menggalakkan promosi program pengembangan pariwisata.

baca juga: Dampak Negatif Media Sosial Menurut Kepsek SMAN 1 Harau

"Sebagai wakil kepala daerah dan selaku Ketua Askab PSSI , saya sebenarnya memiliki inovasi pemikiran, bagaimana ke depan kita bisa menyandingkan pengembangan potensi olahraga dengan pariwisata. Semacam gagasan program sportturism," ungkap pria yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Lima Puluh Kota itu.

Kursus pelatih lisensi-D PSSI itu diselenggarakan Askab PSSI dengan ketua panitia acara, David Alfison, bersama sekretaris, Taufik Hidayatullah Ihsan. Selain RKN, tampak hadir dalam sesi pembukaan itu Sekretaris Umum Asprov PSSI Sumatera Barat, Hendra Dupa serta Ketua Umum KONI Limapuluh Kota, Wirianto Dt Paduko Bosa Marajo.

baca juga: Ambisi Besar RKN Gaet Investor untuk Hadirkan Hotel Bintang 4 di Kawasan Harau

RKN menyebut, bahwa ada yang sedikit menarik dalam kursus pelatih sepakbola Lisensi-D kali ini. Dimana yang menjadi instrukturnya ialah instruktur A-AFC Pro atau para pelatih yang biasa menjadi instruktur tingkat internasional. Diantaranya, Dr Imral Agus serta Syafrianto Rusli yang merupakan mantan pelatih Semen Padang.

"Tentu hal ini menjadi sebuah kebanggan bagi kita di Askab PSSI , karena baru kali ini Lisensi-D diberikan instruktur berkelas internasional. Fokus kami ke depan, bagaimana memikirkan inovasi dan ke depan muaranya betul-betul ada action, supaya prestasi olahraga kita lebih meningkat lagi," harap RKN.

baca juga: RKN: Mustahil Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer Apabila PAD Tidak Ditingkatkan

Adapun Sekretaris Umum Asprov PSSI , Hendra Dupa berikut Ketua Umum KONI, Wirianto Dt Paduko Bosa Marajo, seirama menyatakan dukungan atas gagasan yang disampaikan Ketua Askab PSSI Limapuluh Kota. Dalam dunia olahraga, khususnya sepakbola, harus mempunyai target yang jelas terutama SDM.

" Lima Puluh Kota ini memiliki sejarah panjang terhadap persepakbolaan Sumbar, mulai dari atlit hingga pelatihnya. Gagasan Pak Wabup yang juga ketua Askab, sangat brilian. Apalagi jika nanti visi-misi ini nanti dilakukan dengan kebersamaan," ungkap Hendra Dupa.

Wirianto Dt Paduko Bosa Marajo turut memberi dukungan penuh atas gagasan olahraga wakil bupati.

"Karena tugas KONI adalah memberi kontribusi atas program pemerintah daerah. Banyak iven cabang olahraga sejalan dengan pariwisata seperti sepakbola, panjat tebing, takraw, folly pantai dan lain-lain. Ini ada potensinya di daerah kita," dukung Wirianto. (*)

Editor: Taufik Hidayat