Legenda Sumbar, PS All Star PP Gelar Laga Persahabatan

Laga Para Legenda Pesepakbola Sumbar
Laga Para Legenda Pesepakbola Sumbar (DirgaR)

PADANG PANJANG , KLIKPOSITIF - Laga persahabatan para legenda Pesepakbola Minangkabau antara PS All Star Padang Panjang VS Sakesaki FC Kota Padang, berlangsung di Stadion Gor Agus Salim Padang, Jumat (22/1). Raih skor imbang 5-5, pertandingan ulang segera di jadwalkan.

Kick Off, peluit tanda pertandingan dimulai ditiup wasit. Permainan berlangsung dengan tempo rendah, permainan pola pendek sepertinya telah menjadi strategi kedua tim.

baca juga: SKB Tiga Menteri, Ini Tanggapan Bupati Pasaman Barat

Hanya saja, pola pendek yang dimainkan kedua tim tidak berlangsung lama. Satu umpan lambung Satria Feri ke sisi kiri diterima Roni Solar dengan baik. Dua kali gocekan saja, Roni legend berambut gondrong itu melanjutkan bola dengan umpan lambung ke kotak penalti.

Bola kemelut di area terlarang itu pun tak dapat dielakkan. Beruntung, pemain Sakesaki no punggung 4, Yan Muharman legend PSP Padang itu memenangkan bola kemelut. Satu sontekan indah mengelabui penjaga gawang All Star Padang Panjang , Mulyadi. Gol tercipta, skor berubah 1-0 di menit ke 10 atas keunggulan Sakisake sementara.

baca juga: Apel Pagi Pertama, Ini Pesan Bupati Pada ASN Tanah Datar

Ketinggalan 0-1, para legend All Star Padang Panjang , mulai bangkit. Pola permainan pendek yang di mentori Nov Andi, pemilik no punggung 7 itu, mulai menguasai lini tengah.

Disana ada para inisiator serangan, Si Raja Kolong (Elmen Feri-red) Rahmad Jao, Dian Rambatan, Ing Sumpur dan Yossi Inzaghi, berhasil menerobos lini pertahanan lawan sekaligus membuat gol balasan dari kaki kiri Dian Rambatan. Skor berubah 1-1.

baca juga: Ratusan Pegawai RSUD Pariaman Tuntut Direktur Mundur dari Jabatan

Skor imbang, skuat legend Sakisake FC Padang yang diperkuat oleh Satria Feri, Yano Muharman, Roni Solar, Maswandi Rosa, menjadi semakin membringas. Formasi 4-3-3 yang dimainkan, membuat pertarungan dari lini ke lini begitu apik. Melalui umpan matang mantan pemain PSP itu Satria Feri dan Yano Muharman 4 gol susulan pun kembali terjadi.Gol 2 dan 3 diciptakan Satria Feri, sekaligus merubah kedudukan 3-1 menjadi penutup pertandingan babak pertama.

Mengawali babak kedua, All Star Padang Panjang terlihat melakukan pergantian sejumlah pemain. Pemain pengganti, Hendra Wafa, Naldi, Romi, Jefri Ambolan dan Afrizal Pulalo, merubah pola permainan.

baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Covid-19, Ini Kata Gubernur Sumbar

Ketinggalan 2 angka, Nov Andi sebagai kurir si kulit bundar bagi All Star Padang Panjang itu, bergerak lebih cepat. Permain cepat dan lugas membuat para legend Sakisake FC kewalahan. Tempo permain tinggi membuat tenaga Satria Feri "Sang Legenda" itu terus terkuras, hingga jatuh cedera pegelangan kaki.

Keluarnya pemain inisiator serangan Sakesaki FC, membuat Roni Pajo, Afrizal Pulalo, Ronal Ketuk, dan kawan- kawan, terus menekan lini pertahanan lawan. Tertekan, gol pun silih berganti bersarang gawang Sakesaki hingga skor imbang 5-5.

Gol susulan kembali diciptakan oleh Dian Rambatan, dilanjutkan Jefri Ambolan, sati gol oleh Elmen Feri dan satu gol Hendra Wafa. Sementara gol balasan juga diciptakan Roni Solar dan Maswardi Rosa.

Kapten sekaligus Manajer PS All Star Padang Panjang U40, Ing Sumpur, mengatakan pertandingan persahabatan tersebut memang sengaja diagendakan sebagai wadah temu kangen kawan lama.

" Ya, pertandingan persahabatan ini, jalan bagi kita untuk bisa bertemu setelah lama tidak bertemu. Bermain bola di lapangan ini, cara kami untuk tetap merajut silaturahmi bagi pesepakbola. Alhamdulillah, meskipun berbeda warna baju sportifitas tetap terjaga," ujar Legend All Star Padang Panjang itu.

Ketika ditanyakan KLIKPOSITIF apa menjadi motivasi para legend Sumatera Barat (Sumbar) lebih sering menggelar kompetisi baik dalam bentuk open turnamen maupun laga persahabatan ketimbang usia muda.

Nov Andi, menjelaskan, geliat sepakbola tidak terlepas dari peranan PSSI di kabupaten dan kota. Pasalnya, generasi muda sepakbola dinilai belum mampu berjalan manajemen sebuah kompetisi.

"Saya berharap, Organisasi Olahraga khusus PSSI mampu memberikan wadah bagi generasi muda untuk terus berlatih meskipun dalam masa pandemi," ujar Nov Andi seraya mengatakan harapannya pada PSSI kabupaten dan kota di Sumbar.

Kompetisi sepak bola, Nov Andi menilai, baru berjalan di Kota Padang. Sementara di daerah masih terlihat vakum. "Kita berharap kabupaten dan kota bisa memulai kembali aktivitas kompetisi tanpa harus menyampingkan protokol kesehatan, " ujarnya.

Penulis: Dirga Rahmat | Editor: Eko Fajri