Jadi Orang Indonesia Pertama Ikuti Rapat Teknis Komite AFC, Ini Kata Indra Sjafri

Indra Sjafri saat mengikuti Rapat Teknis Komite AFC secara virtual tadi malam, Senin 9 November 2020.
Indra Sjafri saat mengikuti Rapat Teknis Komite AFC secara virtual tadi malam, Senin 9 November 2020. (Ade Suhendra)

JAKARTA, KLIKPOSITIF - Sebuah kebanggaan bagi pelatih asal Pessel, Sumbar, Indra Sjafri yang dapat mengikuti Rapat Teknis Komite AFC , Senin 9 November 2020 malam secara virtual. Lewat pesan singkatnya kepada KLIKPOSITIF , Indra Sjafri mengatakan dirinya tengah mengikuti Technical Comittee Meeting dan merasa bangga karena pertama kali bagi Indonesia bisa duduk dalam rapat tersebut.

Direktur Teknik PSSI tersebut menjelaskan bahwa dalam situasi pandemi COVID-19, AFC ingin setiap anggotanya atau negara-negara di Asia untuk tetap memajukan sepak bola. Dibatalkan atau ditundanya beberapa turnamen sepak bola dibawah AFC tidak boleh menjadi penghalang untuk memajukan sepak bola.

baca juga: Tidak Ada Pemain Sumbar Ikut Seleksi Garuda Select Jilid III, Ini Kata Indra Sjafri

"Walau sekarang masih dalam suasana pandemi, namun sudah menjadi tanggung jawab kita untuk tetap memajukan sepak bola di Asia. Di batalkannya beberapa event di sepak bola tidak boleh kita jadikan sebagai penghalang untuk maju," kata Indra Sjafri .

Dalam kesempatan tersebut, juga dihadiri oleh seluruh anggota Komite Teknik AFC termasuk Ketua Komite Teknik AFC Kohzo Tashima, Direktur Teknik AFC , Andy Roxburg dan Sekjen AFC , Dato' Windsor John. Ia menyebutkan ada lima hasil atau keputusan dalam rapat virtual ini.

baca juga: Sukses Asian Games dan Asian Para Games 2018, Indonesia Kini Bidik Tuan Rumah Olimpiade 2032

"Kelima keputusan itu adalah pergantian musim Liga Champions Asia (Proposal dari Asosiasi Sepak Bola Jepang), pertimbangan ulang dari Pengakuan Pengalaman dan Kompetensi Saat ini (RECC), regulasi dan panduan yang direvisi untuk piagam AFC Grassroots dan Youth Scheme AFC Elite, pembentukan panel pendidikan pelatih AFC Baru, AFC Grassroots Panel dan AFC Youth Panel, dan kursus pelatihan khusus AFC ," ujar Indra Sjafri yang terpilih sebagai anggota Komite Teknik AFC periode 2019-2023 pada Desember lalu.

Saat ini ia bersama 14 orang lainnya berada di posisi strategis dan menjadi orang Indonesia pertama yang duduk sebagai anggota Komite Teknik AFC . Komite ini sendiri diketuai oleh mantan pemain Timnas Jepang, Kohzo Tashima.

baca juga: Dennis Wise Tak Sabar Ingin Melatih Pemain Muda Indonesia di Inggris

"Untuk kursus pelatih, AFC menekankan kepada anggotanya tidak boleh menurunkan standar sertifikat atau lisensi pelatih. Kualifikasi pelatih yang kompeten dibutuhkan untuk melindungi pemain, menjaga standart tim tetap tinggi, jadi dibutuhkan mereka yang memenuhi minimum syarat kualifikasi," kata mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 dan U-19.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi