Lakukan Renegosiasi Kontrak Pemain dan Pelatih, PSS Sleman Siap Menyongsong Liga 1 2020

Pemain PSS Sleman saat Jalani sesi latihan bersama beberapa waktu lalu.
Pemain PSS Sleman saat Jalani sesi latihan bersama beberapa waktu lalu. (Instagram @pssleman)
SLEMAN, KLIKPOSITIF -

Manajemen PT Putra Sleman Sembada (PSS) berhasil lakukan renegosiasi kontrak terhadap pemain dan pelatih, Kamis 26 Agustus 2020. Pemain dan pelatih PSS juga sepakat bersama manajemen untuk terus berjuang pada kompetisi Liga 1 2020.

Direktur Utama PT PSS Marco Gracia Paulo mengatakan dirinya bahagia dengan hasil yang diraih kedua belah pihak. Saat ini dikatakannya tinggal dua pemain yang proses negosiasinya mendekati titik final yaitu Yevhen Bokhasvilli dan Guilherme Felipe de Castro.

baca juga: Liga 1, 2 dan 3 Akan Dimulai Awal 2021?

"Kami bahagia dengan hasil yang ada, pemain dan coach Dejan Antonic mengerti arah yang dituju oleh PSS. Target mempertahan tim berhasil diraih," ujar Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo.

Menurutnya, renegosiasi tersebut merupakan bagian dari kesiapan tim menyongsong kompetisi yang akan bergulir pada 1 Oktober 2020 mendatang. PSSI memberikan kelonggaran kepada klub untuk melakukan renegosiasi dan memberikan gaji para pemain dan pelatih pada kisaran 50%.

baca juga: Kompetisi di Tengah Pandemi, PSSI Buat Buku Panduan

"Melalui manajemen tim yang bernegosiasi dengan pemain, semua masalah sudah clear. Tak ada hal-hal yang dijanjikan tapi nantinya akan menjadi masalah di kemudian hari. Semua yang sudah dibicarakan dan disepakati akan dituangkan dalam addendum kontrak. Ini merupakan hasil awal dari perubahan manajemen yang menggembirakan," katanya.

Marco Gracia Paulo menambahkan dirinya optimis pembicaraan dengan pemain yang belum menyepakati renegosiasi bisa membuahkan hasil yang diharapkan. Dimana dalam hal renegosiasi di tengah pandemi COVID-19 ini, manajemen PT PSS mencoba bersikap bijak untuk menyesuaikan gaji pemain.

baca juga: Shin Tae Yong: Saya Membutuhkan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2

"Langkah ini tidak lepas dari upaya untuk menyeimbangkan neraca keuangan sesuai dengan visi dan arah yang dituju oleh PSS. Jangan sampai target masuk 5 besar sekedar omongan, tetapi harus turun pada semua aspek. Tak hanya pada pemain tapi juga manajemen, persiapan latihan dan pertandingan," ujarnya.

Ia berharap dengan kesepakatan yang didapat dengan Dejan Antonic dapat menyiapkan desain filosofi permainan PSS. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa pekerjaan rumah yang besar juga sudah menanti yaitu mempersiapkan tim untuk mengarungi musim kompetisi 2021.

baca juga: Polisi Tak Keluarkan Izin Keramaian Untuk Liga 1 dan 2, Ini Komentar Menpora

"Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah sudah amannya budget hingga akhir kompetisi 2020 ini. Bekal sudah cukup, tapi tetap kita berusaha menambahnya melalui aksi marketing," kata Dirut PT PSS.

Sementara itu, kapten PSS Bagus Nirwanto menilai apa yang ditawarkan oleh manajemen sudah sesuai dengan dirinya dan para pemain. Menurutnya, pendapatan klub yang tidak stabil bisa dimaklumi oleh para pemain.

"Saya salut sama manajemen karena mereka berusaha memberikan yang terbaik buat semua pemain. Ini tentu merupakan upaya agar pemain bisa nyaman bermain," kata Bagus Nirwanto yang dipercaya menjadi kapten tim berjuluk Super Elja yang telah berdiri sejak 1976 dan bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman tersebut.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi