Persiapan Piala Dunia U-20, Ini Aspek yang Harus Diperbaiki Stadion Mandala Krida

Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan Sekjend PSSI saat kunjungan ke Stadion Mandala Krida, Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan Sekjend PSSI saat kunjungan ke Stadion Mandala Krida, Yogyakarta beberapa waktu lalu. (Ade Suhendra)
YOGYAKARTA, KLIKPOSITIF -

Asosiasi Provinsi PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta segera gelar pertemuan dengan pihak provinsi. Hal ini terkait kunjungan yang dilakukan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan bersama Sekjend PSSI Ratu Tisha Destria Sabtu 8 Februari 2020 lalu ke Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Ketua Umum Asprov PSSI DIY Syauqi Suratno melalui Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY Armando Pribadi mengatakan pihaknya akan melakukan pertemuan sesegera mungkin. Menurut rencana, pertemuan tersebut akan digelar pada Jumat 14 Februari 2020 mendatang bersama perwakilan dari BPO Disdikpora DIY dan Balai PUPR DIY serta pihak terkait.

baca juga: Ingin Jadi Polisi, Pemain Muda Bali United Ini Pilih 'Pensiun'

"Kami Asprov PSSI DIY adalah sebagai perpanjangan tangan PSSI Pusat di Yogyakarta yang akan menindaklanjuti progres dari renovasi Stadion Mandala Krida yang akan dipakai untuk penyelenggaraan Piala Dunia U20 tahun 2021 mendatang. Pasca kunjungan Ketum dan Sekjen, kami segera mengatur pertemuan dengan pihak terkait untuk progres selanjutnya," kata mantan wasit sepak bola Indonesia tersebut.

Ia menjelaskan kunjungan Ketum dan Sekjend PSSI ini cukup mendapat respon positif atas kesiapan dan kondisi Stadion Mandala Krida. Namun menurutnya hasil inspeksi beberapa waktu lalu tersebut masih ada catatan yang harus dilakukan terhadap venue utama yaitu stadion dan lapangan pendukung lainnya.

baca juga: Tak Mampu Beli Hp, Siswa Ini Pilih Masuk Sekolah saat Pandemi COVID-19

"Beberapa catatan kemarin yaitu scoring board, lampu, single seat penongon, dan ada pembongkaran ruang ganti pemain agar sesuai dengan standar FIFA. Kemudian untuk rumput tidak ada kendala dan Ketum juga sempat menginjakkan kaki di rumput stadion serta berucap istimewa terhadap kualitas rumput tersebut," katanya Ketua Asosiasi Futsal Provinsi DIY tersebut.

Untuk kapasitas penonton sendiri, Stadion Mandala Krida mampu menampung lebih kurang 30 ribu penonton. Sedangkan untuk standar stadion, secara persyaratan telah memenuhi standar yaitu sekitar 20 ribuan penonton.

baca juga: Jokowi Minta Jajarannya Fokus Turunkan Angka Stunting di 10 Provinsi Ini

"Secara kapasitas Stadion Mandala Krida sudah memenuhi standar. Tapi memang posisi tempat duduk yang harus single seat membuat seat penonton yang ada saat ini harus direnovasi. Sebab nantinya penonton dapat mengakses tempat duduk dan memesannya dari seluruh penujuru dunia secara online," ujar Armando Pribadi.

Armando yang juga mantan pemain PSIM Yogyakarta era 1992-1997 ini menambahkan untuk lima lapangan pendukung lainnya secara umum telah siap. Sebab beberapa tahun terakhir ini, Yogyakarta menjadi lokasi Training Center (TC) klub-klub Liga 1 seperti Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, PS Sleman, PS Barito Putera dan Timnas Indonesia.

baca juga: Jelang Pilkada Serentak, Jokowi: Jangan Malah Menimbulkan Klaster Baru COVID-19

"Lapangan pendukung untuk latihan tim-tim peserta Piala Dunia U20 nantinya ada di Lapangan Kenari, Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta, Stadion Pancasila UGM, Lapangan Yogyakarta Independen School (JIS) dan Stadion Sultan Agung, Bantul. Secara umum sudah sesuai tapi masih ada beberapa lapangan yang akan diperbaiki agar memenuhi standar FIFA salah satunya harus tertutup dan tidak boleh ditonton banyak orang saat latihan," kata Sekum Asprov PSSI DIY saat ditemui di Kantor PSSI DIY yang terletak di Jalan Mawar 1 Kelurahan Baciro, Yogyakarta.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri