Mandala Krida Direnovasi Untuk Piala Dunia U-20, PSIM Terancam Pindah Kandang

Haryadi Suyuti saat memperkenalkan Seto Nurdiyantoro sebagai pelatih PSIM Yogyakarta
Haryadi Suyuti saat memperkenalkan Seto Nurdiyantoro sebagai pelatih PSIM Yogyakarta (internet)
YOGYAKARTA, KLIKPOSITIF -

PSIM Yogyakarta terancam tidak dapat menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai homebase atau kandangnya untuk Liga 2 2020. Pasalnya, Stadion Mandala Krida masuk dalam salah satu venue Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Pembina PSIM yang juga Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan Stadion Mandala Krida akan direnovasi. Kondisi tersebut mengharuskan PSIM mencari homebase untuk arungi Liga 2 2020 mendatang.

baca juga: Ricky Yacobi Meninggal Dunia, PSSI Berduka

"Kabarnya Stadion Mandala Krida akan direnovasi pada bulan Maret. Ini menyusul setelah ditunjuk FIFA menjadi satu dari enam venue Piala Dunia U-20 2021. Namun kita sudah mencarikan alternatif homebase untuk PSIM," kata Pembina PSIM di Wisma PSIM Jalan Mawar Nomor 1 Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis 30 Januari 2020.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Bupati Bantul terkait penggunaan Stadion Sultan Agung (SSA) yang direncanakan menjadi homebase PSIM. Sebagai pembina klub, ia juga telah melakukan audiensi dengan Bupati Bantul

baca juga: Sumut dan Aceh Jadi Tuan Rumah PON 2024

"Sebagai pembina PSIM saya telah mencoba beraudiensi dengan Bupati Bantul terkait bagaimana nantinya kalau PSIM memakai Stadion Sultan Agung sebagai kandang dalam mengarungi Liga 2 2020. Intinya Bupati tidak keberatan akan hal tersebut," ujar Walikota Yogyakarta ini.

Ia menyebutkan bahwa selama pemakaian Stadion Sultan Agung di Bantul, suporter PSIM harus menjaga ketertiban dan keamanan. Hal ini tentunya mengingat musim 2018 lalu atau Liga 2 dan Piala Indonesia, beberapa laga PSIM di Bantul berujung kerusuhan.

baca juga: Masih Ingat Todd Rivaldo Ferre? Mantan Pemain Timnas U-19 Ini Dikabarkan Bakal Main di Liga Thailand

"Permintaan Bupati Bantul adalah kejadian atau peristiwa yang dulu tidak terjadi lagi ke depannya. Kita diminta untuk tertib dan menjaga keamanan saat berlaga di sana," kata Haryadi Suyuti.

Menanggapi hal tersebut, Haryadi telah meminta jajaran manajemen PSIM segera mengurus perizinan penggunaan Stadion Sultan Agung. Menurutnya, Stadion Sultan Agung hampir dipastikan memenuhi standar karena pernah juga digunakan untuk laga Liga 2 maupun Liga 1.

baca juga: Mantan Pelatih Timnas Indonesia Seleksi Ratusan Pemain Muda Payakumbuh dan Limapuluh Kota

"Saat ini tidak zamannya lagi ada keributan di lapangan. Sekarang, manajemen silahkan membentuk tim dan menata suporter Karena olahraga sepak bola harus menjadi tontonan yang menghibur bagi masyarakat," katanya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri