Indra Sjafri Pelatih Kepala Timnas Indonesia?

Indra Sjafri
Indra Sjafri (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF --  Indra Sjafri  sesumbar dengan menyebut dirinya selangkah lagi bergabung ke dalam staf kepelatihan Timnas Indonesia senior menemani manajer pelatih Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala. Rencananya, masa depan arsitek berusia 56 tahun tersebut bakal dibahas PSSI pada 6 Januari 2020.

Indra Sjafri  segera purna tugas sebagai pelatih Timnas Indonesia U-22 pada pengujung tahun ini dan nasibnya masih belum jelas. Apalagi, kehadiran Shin Tae-yong turut mengubah struktur kepelatihan Timnas Indonesia mulai dari senior hingga level usia U-16.

baca juga: Menpora: Ada Tidaknya Penonton di Piala Dunia U-20 Tergantung FIFA

Sebagai manajer pelatih, Shin Tae-yong bertanggung jawab atas semua level usia timnas, termasuk U-22, timnas yang dilatih Indra Sjafri setahun belakangan dan mempersembahkan Piala AFF U-22 2019. Rencananya, setiap kategori usia dari U-16 hingga senior, Shin Tae-yong akan ditemani oleh seorang pelatih kepala.

"Saya memang sudah melakukan pembicaraan dengan PSSI , dalam hal ini dengan Sekretaris Jenderal Ratu Tisha Destria. Beliau bilang, Ketua PSSI dan Mochamad Iriawan sudah sepakat saya masuk ke dalam tim kepelatihan," imbuh Indra Sjafri melansir bola.com.

baca juga: PSSI: Klub-klub Luar Pulau Jawa Setuju Liga 1 2020 Terpusat di Yogyakarta

Sebagai manajer pelatih, Shin Tae-yong berperan sebagai supervisi semua kelompok timnas. Hanya saja, setiap timnas tetap akan punya pelatih kepala tersendiri.

"Saya akan menomorduakan kepentingan pribadi kalau negara meminta. Yang jelas, proses saya akan bertambah lagi. Satu kaki saya di timnas senior. Mengenai status saya di situ sebagai apa, setelah 6 Januari 2020. Kami akan berbicara mengenai struktur tim kepelatihan sesuai kontrak yang disepakati PSSI dengan coach Shin Tae-yong," tutur  Indra Sjafri .

baca juga: Egy Maulana Dikabarkan Bakal Dilepas Lechia Gdansk, Tiga Klub Eropa Mengintai

Saat masih aktif menangani Timnas Indonesia U-22,  Indra Sjafri  sempat berujar bahwa ia bersedia ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia sebelum PSSI memilih Shin Tae-yong. Kendati seiring berjalannya waktu, harapannya tersebut tidak terwujud.

"Yang menjadi pertanyaan, kok saya mau bukan menjadi pelatih timnas senior? Saya ketika itu mengatakan siap. Bukan ingin menjadi. Lalu ada yang merespons menyebut saya sombong. Padahal saya sudah berproses dari Timnas Indonesia U-16 hingga U-22," ujar Indra Sjafri .

baca juga: PSSI Pastikan Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 Dilanjutkan Pada Oktober 2020

"Lalu, Indonesia menggunakan Shin Tae-yong dengan target sepak bola kita lebih baik lagi. Kemudian ada juga proyeksi bagus bagi pelatih-pelatih Indonesia. Saya memerankan di situ."

"Terus ada orang Indonesia yang melalui proses itu dan mendapat prestasi lalu dibilang sombong. Saya tidak sombong, tapi memang berkeyakinan siap," katanya.

Penulis: Rezka Delpiera