Sudah Punya Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Masuk Radar PSSI

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Ketua Umum PSSI , Mochamad Iriawan meminta kepada publik bersabar terkait pelatih timnas Indonesia. Ada beberapa hambatan yang dialami oleh PSSI untuk mendatangkan juru racik baru tersebut.

Iriawan telah memberikan isyarat bahwa akan mengganti Simon McMenemy sebagai pelatih timnas Indonesia. Penyebabnya, tidak lain adalah karena prestasi skuat Garuda yang amburadul di bawah asuhannya.

baca juga: Pemerintah Tak Naikkan UMP 2021, Gubernur Jateng Malah Naikkan Hingga 3,27 Persen

BACA JUGA:  Simon McMenemy Resmi Didepak PSSI

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengakui bahwa Luis Milla dan Shin Tae-yong masuk ke dalam radar PSSI . Namun, PSSI tidak bisa serta-merta mengontrak salah satu dari mereka karena adanya beberapa kendala.

baca juga: Respon Pernyataan Presiden Prancis, Ini Kata Presiden Jokowi

Salah satunya adalah dua pelatih tersebut punya kontrak dengan klub lain yang baru habis pada akhir November 2019. Untuk sementara waktu menunggu, PSSI masih belum mau memecat Simon McMenemy.

Oleh sebab itu, mantan Kapolda Metro Jaya tersebut meminta kepada publik untuk sabar menunggu kedatangan juru racik baru.

baca juga: Humas Kemenkes Bantah Kabar Menkes Terawan Psotif Covid-19

BACA JUGA:  Tes Pramusim MotoGP 2021 Bakal Digelar di Sirkuit Mandalika

"Ada Luis Milla dan asal Korea Selatan (Shin Tae-yong), ada nama-nama lain juga masuk. Tapi tidak mudah memang, setelah keduanya dikontak oleh Sekjen (Ratu Tisha) yang bersangkutan minta waktu sampai November, karena terikat dengan pekerjaan lainnya dua pelatih itu," kata Iriawan usai rapat Komite Eksekutif (Exco) di Kantor PSSI , Gedung Fx Sudirman, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

baca juga: Cedera, Neymar Menepi hingga Pertengahan November

Namun, Iriawan telah meminta waktu kepada keduanya untuk hadir ke Indonesia. Ketua Umum PSSI yang baru saja terpilih 2 November lalu itu ingin melihat visi dan misi dari keduanya.

"Sebelumnya saya minta waktu lebih dulu seperti apa arahan dari mereka, programnya apa untuk timnas kalau jadi kita hire ya. Jadi publik harap bersabar, yang ada di depan mata di Malaysia (Indonesia vs Malaysia Kualfikasi Piala Dunia 2022) tidak bisa berubah," Iriawan menambahkan.

"Tapi ini penting pelatih diputuskan betul-betul tepat karena nantinya dia akan terus melatih sampai tahun 2021. Kalau salah pilih kasihan timnasnya," ucapnya.

Tidak hanya dua asing tersebut, nantinya Iriawan juga akan memanggil beberapa pelatih lokal. Bukan tidak mungkin, produk dalam negeri yang terpilih jika bisa memberikan pemaparan yang menjanjikan.

"Pelatih dalam negeri kita juga nanti akan minta arahan dan masukan. Pemaparan lagi kalau pelatih dalam negeri lebih bagus kenapa tidak. Kita akan melihat nanti siapa yang terbaik," pungkasnya. (*)

Penulis: Eko Fajri