PSIS Semarang Resmi Berhentikan Jafri Sastra

Jafri Sastra
Jafri Sastra (net)

KLIKPOSITIF -- Manajemen PSIS Semarang secara resmi memberhentikan Jafri Sastra sebagai pelatih kepala. Keputusan tersebut disampaikan jajaran manajemen PSIS yang menghadirkan Khairul Anwar (Komisaris PSIS), Wahyu “Liluk” Winarto (general manager) dan Setyo Agung Nugroho (manajer tim) dalam jumpa pers di Mess PSIS, Kamis (8/8).

Khairul menyampaikan, keputusan pemberhentian Jafri sebagai pelatih sudah melalui pertimbangan matang dan evaluasi secara menyeluruh jajaran manajemen menilik hasil minor dalam tiga pertandingan kandang PSIS.

baca juga: PSSI Gelar Penyegaran Instruktur Pelatih

"Pagi ini, pukul 08.00 WIB, manajemen sudah memanggil coach Jafri di Semarang dan menyampaikan pemberhentian dari pelatih kepala. Dalam pertemuan tersebut, manajemen menyampaikan ucapan terima kasih telah bekerja sama dengan PSIS. Ini keputusan sulit karena coach Jafri adalah pelatih baik dan membawa tim ini bertahan di Liga 1 musim ini," jelas Khairul.

"Dalam tiga pertandingan terakhir mengalami kekalahan. Hal itu yang mengakibatkan kami dari manajemen melakukan evaluasi secara menyeluruh, baik terhadap kepelatihan dan pemain," sambungnya.

baca juga: Mengenal Lebih Dekat Pelatih Baru Barcelona, Quique Setien Si Pemain Catur dan Pengagum Messi

Selain pertimbangan prestasi, desakan dari suporter juga menjadi pertimbangan manajemen memberhentikan Jafri. Di laga terakhir lawan Persipura Jayapura, suporter turun ke lapangan menuntut manajemen melakukan evaluasi menyeluruh untuk jajaran pelatih dan pemain yang dinilai menurun.

"Suporter adalah bagian dari kami. Kontrol kami di luar itu suporter, tetapi kami bukan hanya efek dari suporter, manajemen juga evaluasi secara keseluruhan dari manajemen, jadi acuan dan menjadi keputusan," imbuhnya.

baca juga: Bali United Pesta Juara di Stadion Agus Salim

"Sesuai komitmen, target pertandingan home paling tidak seri atau sapu bersih kemenangan. Selama ini, empat pertandingan home menelan kekalahan, dan betul-betul menjadi bahan evaluasi," sambungnya.

Sementara untuk mengganti tugas kepelatihan, manajemen menunjuk Bambang Nurdiansyah yang menjabat direktur teknik, akan menjadi pengarah dari asisten pelatih Widyantoro dan direktur Akademi PSIS, M. Ridwan yang bakal menangani Hari Nur dan kawan-kawan hingga sisa pertandingan putaran pertama.

baca juga: Bali United Ingin Kunci Gelar Juara di Padang

"Ada lima pertandingan yang harus diselesaikan. Sementara ini direktur teknik dan asisten pelatih yang kami beri kewenangan menangani tim sampai ada pelatih kepala baru yang akan ditunjuk manajemen. Dalam waktu dekat ini, pelatih kepala juga akan kami umumkan, sampai saat ini masih menjalin komunikasi secara intensif," jelas Khairul.

Dikonfirmasi terpisah, Jafri menyampaikan ucapan terima kasih kepada manajemen yang selama ini telah memberikan kesempatan bergabung dan menangani tim kebanggaan warga Semarang tersebut. Saat ini tim tengah mengalami periodesasi penurunan prestasi. Sebuah tim kurang berprestasi, pasti pelatih kepala yang bertanggung jawab.

"Terpenting, saya sudah berusaha maksimal sesuai kemampuan kami (skuat PSIS-red), dan bekerja keras memenuhi target manajemen," kata Jafri.

Selain Jafri, pelatih fisik PSIS, Budi Kurnia juga ikut mundur dari PSIS. "Saya sama Budi Kurnia kan memang satu paket, jadi dia juga ikut saya keluar dari PSIS. Banyak hal-hal luar biasa yang kami syukuri selama 26 pertandingan musim 2018-2019 bersama saya," pungkasnya. (*)

sumber: Goal.com

Penulis: Agusmanto