Siapkah Semen Padang FC Berlaga di Liga 1?

Skuat Semen Padang FC 2019
Skuat Semen Padang FC 2019 (semenpadangfc)

PADANG, KLIKPOSITIF Semen Padang FC menjalani lima pertandingan dengan hasil mengkhawatirkan di ajang Piala Presiden dan Piala Indonesia. Lima pertandingan dilalui empat kekalahan (Bhayangkara FC, PS Tira - TIRA Persikabo dan Bali United). Hanya satu kemenangan yang diraih, melawan Mitra Kukar. 

Hasil ini menimbulkan pertanyaan: siapkah Semen Padang FC berkompetisi di Liga 1 ? Analis sepakbola di Sumbar, Dian Oktoveri mengatakan, wajar suporter was-was karena hasil buruk di pra kompetisi tersebut. Terutama bila melihat materi pemain.

baca juga: Persiapan Untuk Arungi Liga 3, Gasliko Seleksi Seratusan Pemain

Menurutnya, materi pemain SPFC jika dilihat dari nama dan track record, tak bisa dibilang 'wah' jika dibandingkan dengan tim Top End lainnya. Namun, materi pemain ini juga tidak kalah jika dibandingkan dengan Perseru BLFC yang berisi mayoritas nama-nama baru.

Meskipun demikian, di kompetisi resmi yang panjang dan ketat seperti  Liga 1 2019, nama besar dan track record pemain tentu bukan satu-satunya jaminan kesuksesan. Ada hal penting lainnya seperti Soliditas Tim dan Trade Mark Tim (aspek Teknis Tactical Strategi) yang juga berpengaruh.

baca juga: Jelang Laga Italia vs Turki, Ini Sejarah Pertemuan Kedua Negara

"Nah, dari beberapa kali pertandingan di Piala Presiden (ujicoba lokal tidak masuk pertimbangan karena beda level dan tekanan), Trade Mark Tactical Strategi itu belum terlihat meyakinkan," kata Okta.

Saat ini, tentu saja ada beberapa posisi seperti Center Back (CB), Attacking Midfielder (Pengganti Juffo) dan Striker yang harus menjadi catatan penting dari tim pelatih. Sepertinya, sejumlah pecinta sepakbola pun akan mengernyitkan dahi jika membandingkan Semen Padang FC dengan kompetitor di Liga 1 2019.

baca juga: 2 Kali Diberi Kepercayaan Tampil Oleh Shin Tae-yong, Ini Terget Arif Satria Saat Hadapi UEA

"Wajar jika suporter Semen Padang FC harus was-was. Semoga saja tim pelatih bisa lebih antisipatif melihat kemungkinan-kemungkinan itu," kata Dian.

Selain itu, kemampuan antara pemain inti dan pemain cadangan juga harus menjadi catatan dari tim pelatih. Menurut Dian, hanya di posisi Goal Keeper yang kualitasnya sama-sama oke. Jika Teja suspend, masih ada Rendy yang bisa dimainkan.

baca juga: Gagal Bawa Benevento Bertahan di Serie A, Filippo Inzaghi Jadi Pelatih baru Brescia

Sedangkan, di posisi lain, Dian menilai ada kerawanan antara pemain inti dan pemain cadangan. Jika salah satu dari Irsyad Maulana, Dedi Hartono, Syaiful Indra Cahya dan Jose Sardon mengalami masalah, tak ada pemain lain yang kualitasnya sama untuk melapis posisi tersebut.

Begitu juga di posisi yang ditempati oleh Karl Max Dany, Rizky Novriansyah, Leo Guntara, Boaz Atururi, M. Rifqi, Agung Prasetyo, Dedi Gusmawan dan Shukurali Pulatov yang memiliki kualitas tim inti dan cadangan yang hampir sama tapi belum sesuai ekspetasi.

Optimisme Suporter dan Pecinta Semen Padang FC

Terpisah, Ketua The Kmers, Nurman Anwar Bay menilai, saat ini materi pemain yang dimiliki Semen Padang FC sudah bisa dikatakan lumayan. Dalam pandangannya sebagai suporter, tim masih bisa bersaing di Liga 1 2019 ini.

"Kami selaku suporter beruntung karena pelatih mampu memaksimalkan seluruh pemain dan selalu menjaga kekompakan di dalam tim jika dibandingkan dengan klub lainnya di Liga 1 ," tutur pria yang akrab disapa Bule ini.

Masuknya sejumlah nama-nama baru juga semakin membuat persaingan yang selama ini ada di dalam tim semakin seru. Pemain baru dan pemain lama harus berusaha untuk memberikan permainan terbaik mereka agar bisa dipasang di line up.

"Meski ada beberapa pemain yang bisa dikatakan belum layak untuk Liga 1 , tapi tim kita sudah siap untuk Liga 1 2019 ini. Kekurangan itu sudah mampu tertutupi oleh masuknya para pemain baru yang berkualitas Liga 1 ," jelas Bule.

Begitu juga dengan Ketua Spartacks, Bonario. Baginya, untuk materi pemain saat ini tidak terlalu muluk-muluk dan para suporter tidak memasang target terlalu tinggi. Alasannya, secara materi untuk pemain lokal masih rata-rata, tak ada pemain berlabel bintang.

Disebutnya, pemain seperti Irsyad Maulana, Teja Paku Alam, Dedi Hartono dan Dedi Gusmawan bisa diharapkan menjadi pembuat permainan. Selain itu, pemain asing pun rata-rata adalah pemain baru di Indonesia sehingga suporter sendiri juga belum terlalu tahu bagaimana permainan mereka.

"Ditambah daya poles dan pola permainan pelatih yang masih belum terlihat baik dari segi permainan atau kekompakan tim. Kita berharap tim bisa di papan atas sesuai target manajemen atau minimal tidak degradasi lah," jelasnya.

Seperti diketahui, Liga 1 2019 sendiri akan digulirkan pada tanggal 15 Mei 2019 mendatang. Sekitar 18 klub akan berpartisipasi. Ada tiga pendatang baru seperti Semen Padang FC, PSS dan Kalteng Putra yang ikut meramaikan kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia tahun ini. (*)

Penulis: Agusmanto