Ini Dua Agenda PSSI di Inggris

Ratu Tisha usai menyaksikan pertandingan Garuda Select
Ratu Tisha usai menyaksikan pertandingan Garuda Select (PSSI)

KLIKPOSITIF -- PSSI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Ratu Tisha Destria, menyaksikan laga Garuda Select melawan Leicester City U-17 di Lapangan Holmes Park, Leicester, Inggris, Senin (6/5). Dalam laga tersebut David Maulana, dkk bermain imbang 2-2.

Ratu Tisha hadir bersama dengan Pelatih Tim Nasional U-19, Fakhri Husaini. Fakhri juga memimpin tim Garuda Select di laga ini. Selain itu, turut hadir Direktur Teknis Program Garuda Select , Dennis Wise, pelatih Des Walker, dan Super Soccer TV Business Development Director, Mirwan Suwarso.

baca juga: Bek Fiorentina Berdarah Indonesia Tak Bisa Perkuat Timnas, Ini Penjelasan PSSI

Seusai laga tersebut, Ratu Tisha mengatakan bahwa dia memiliki dua agenda saat datang ke Inggris. Agenda pertama ialah untuk memantau perkembangan dari program Garuda Select .

“Pertama, memantau perkembangan Garuda Select ini. Program Garuda Select bagian dari program Elite Pro Academy. Kami membangun kompetisi elite youth, jadi pemain muda yang sudah di level atas tidak bercampur, tidak bermain lagi dengan yang amatir, dibentuklah Elite Pro Academy,” ucap Tisha, yang dikutip dari pssi .org.

baca juga: Lampu Hijau FIFA, PSSI Resmi Buka Bursa Transfer Liga 1 2020

“Nah, kami bisa saja menunggu Elite Pro Academy ini mempunyai infrastruktur yang bagus coaching staf yang bagus, program latih tanding yang bagus, tetapi mungkin baru 30 tahun lagi bisa target untuk masuk Piala Dunia, sedangkan kami punya target 2030 harus masuk Piala Dunia ketika PSSI berumur 100 tahun dan 2024 harus lolos Olimpiade. Maka, perlu satu program percepatan, program percepatan ini yang melengkapi program Elite Pro Academy ini, yaitu Garuda Select ,” ujarnya.

Tisha sekaligus ingin memastikan bahwa apa yang diterapkan sesuai atau segaris dengan cita-cita PSSI .

baca juga: Piala AFC U-19 dan U-16 Ditunda, Pelatih Timnas Ubah Program

“Saya ke sini untuk memantau sekaligus memastikan bahwa seluruh hal yang diterapkan di sini implementasinya, konsepnya, SOP-nya, itu sesuai dengan garis yang PSSI mau sampai menuju cita-cita kami di Olimpiade 2024,” katanya.

“Saya akan bertemu satu-satu dengan staf pelatih yang dipimpin oleh Dennis Wise dan Des Walker, juga dengan pelatih fisik, sains. Kami lihat apa juga yang bisa dibawa dan memungkinkan untuk dibawa secara infrastruktur untuk timnas Indonesia, untuk manajemen, dan akademinya untuk Elite Pro Academy, mungkin nanti tahun ini atau tahun depan kamu bisa membawa CEO Elite Pro Academy atau para direktur akademi Liga 1 untuk bisa memantau fasilitas di sini,” ucapnya.

baca juga: Shin Tae-yong Ubah Posisinya Jadi Penyerang, Pemaian Timnas U-19 Ini Siap

Selain itu, agenda Ratu Tisha yang kedua adalah bertemu dengan pihak Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA. Dia jadwalkan akan bertemu dengan pihak FA pada Rabu (9/5).

“Kedua, agendanya adalah strategic partnership dengan FA. Sudah kira-kira lima bulan ini anak-anak Garuda Select di sini, setiap kali pertandingan adalah pertandingan level internasional yang melibatkan dari kedua negara,” ucapnya.

Saat ini, menurut Tisha, PSSI fokus melakukan kerja sama di dua area. Pengembangan wasit dan pemain usia muda. “Sekarang, PSSI bekerja sama di dua area, yaitu youth development(pengembangan pemain usia muda) dan referee development (pengembangan wasit). Tanggal 9 Mei, saya bertemu dengan pihak FA, karena program ini berjalan atas izin dan kerja sama dengan mereka,” tutup Tisha. (*)

Penulis: Iwan R