Lawan PSS Sleman, Semen Padang FC Waspadai Cristian Gonzales

Pelatih kepala SPFC Syafrianto Rusli beri arahan para anak asuhnya saat latihan di lapangan mes Indarung, Jumat 30 November 2018 pagi
Pelatih kepala SPFC Syafrianto Rusli beri arahan para anak asuhnya saat latihan di lapangan mes Indarung, Jumat 30 November 2018 pagi (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Seusai menasbihkan diri naik tangga ke Liga Satu, Semen Padang FC matangkan skuat menatap laga final, yang akan digelar Selasa 4 Desember nanti.

Melawan kesebelasan Elang Jawa, julukan PSS Sleman, Pelatih Kepala Semen Padang FC, Syafrianto Rusli, mengatakan, latihan taktik telah dilakukan, yakni dengan menggabungkan antara bertahan dan menyerang.

baca juga: Liga 1 Bergulir Bulan Ini, Bagaimana Nasib Liga 2

Khusus bertahan, katanya, fokus untuk mewaspadai dan menjaga pergerakanbomber subur PSS, yakni Cristian Gonzales. "Kami cuma dapat latihan sekali. Taktik digabung antara diffending dan menyerang. Merapikan dan menjaga Gonzales, dan menutup orang orang yang menyuplai bola ke Gonzalez," ungkap Syafrianto Rusli, Jumat 30 November 2018.

Syafrianto mengaku, cukup terbantu dari informasi yang diberikan salah satu pemain Semen Padang FC, yang pernah satu tim dengan Cristian Gonzales, yakni Juan Revi. "Sudah buat latihannya, kalau dia masuk kotak penalti siapa yang menjaga. Kita juga dapat Informasi dari Revi. Itu telah disampaikan, secara teori, tergantung penerapannya di lapangan," ungkapnya.

baca juga: Semen Padang FC Segera Bangun Training Center di Lahan 7 Hektare, Ini Lokasinya

Untuk menyerang, jelasnya bagaimana sukses dalam finishing. Hal itu diupayakan, sebab, dalam pertandingan melawan Persita Tangerang, banyak peluang yang tidak dapat dikonversi jadi gol. "Untuk secara keseluruhan main. Bagaimana tidak banyak kehilangan bola di tengah lapangan, latihan saat satu lawan satu dengan kiper juga diterapkan," ucapnya.

Untuk di laga final, katanya managemen membawa seluruh pemain, yakni sebanyak 27 orang. Saat ini motivasi terus diberikan pada seluruh pemain. Sebab, juara tentu dapat diraih jika memberikan perjuangan yang maksimal.

baca juga: Mochamad Iriawan: Izin Kompetisi Sudah Didapat, Tinggal Diumumkan Polri

"Orang orang berkata SP tidak pantas di liga dua, pantas di liga satu. Asumsi orang itu yang menjadi motivasi. Harga diri adalah di tampilan kita. Bermain bagus, memberikan hiburan bagi masyarakat," tuturnya.

[Cecep Jambak]

baca juga: Kembali Berseragam Semen Padang FC, Manda Cingi: Kita Pernah Catatkan Sejarah Bersama

Penulis: Fitria Marlina