Wacana Jeda Transfer Pelatih Menguat, Liga Inggris akan Jadi yang Pertama

ilustrasi bola
ilustrasi bola (net)

KLIKPOSITIF -- Haruskah sepakbola menerapkan kebijakan jeda transfer untuk pelatih ? Premier League mungkin jadi liga pertama yang menerapkan kebijakan tersebut. Setidaknya, topik tersebut terus jadi pembicaraan hangat di liga terbaik di dunia itu dalam beberapa bulan terakhir.

Adapun yang dimaksud dengan jeda transfer pelatih adalah kebijakan anyar yang menyikapi pelatih sama dengan pemain dalam hal pemecatan atau perekrutan. Gagasannya, pelatih hanya bisa dipecat pada jeda transfer entah pada awal musim atau pertengahan musim. Pelatih pengganti juga hanya bisa direkrut pada rentang waktu tersebut.

baca juga: Pemain Sepakati Pemotongan Gaji, Barcelona FC Terhindar dari Kebangkrutan

Wacana ini menguat karena banyak klub besar yang semena-mena memecat pelatih hanya dalam beberapa bulan lantaran dinilai kurang memuaskan. Aksi main pecat sendiri ini membuat pelatih tersebut tak bisa memberikan kemampuan terbaiknya karena lebih cemas kariernya tak bisa bertahan lama.

Menukil laman Sky Sports, Liam Rosenior dan Emma Hayes mencoba memberikan pendapatnya terkait topik tersebut. Kedua sosok senior di dunia sepak bola itu mendukung kuat gagasan itu karena memang penting bagi kelangsungan karier seorang pelatih .

baca juga: Batal Berkarir di Eropa, Warganet Berikan Semangat Untuk Bagus Kahfi

"Saya pikir sudah waktunya, tidak hanya di Premier League tetapi di semua empat divisi [ Liga Inggris ]. Anda melihat banyak pelatih kehilangan pekerjaan mereka begitu awal," tegas Rosenior.

"Ketika ada perubahan pelatih pada klub sepakbola , itu mengubah semuanya; kebijakan rekrutmen, prinsip bermain, strategi dan cara kerja. Jika Anda memberi pelatih rentang waktu tertentu, itu akan membuat pelatih bisa mendatangkan pemain lebih baik."

baca juga: Dianggap Pahlawan, Maradona Akan Dimakamkan dengan Proses Kenegaraan

"Itu [jeda transfer pelatih ] juga melepaskan tekanan dari pelatih , juga dari suporter, karena semua orang memahami bahwa pelatih itu bisa bekerja setidaknya sampai januari dan kami perlu mendukung dia."

Senada dengan Rosenior, Emma Hayes selaku pelatih sepakbola wanita Chelsea juga mendukung gagasan tersebut. Dia percaya setiap pelatih memang butuh waktu untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Pergantian pelatih tak lantas mengganti hasil buruk langsung jadi hasil positif.

baca juga: Maradona Wafat, Argentina Tetapkan 3 Hari Masa Berkabung Nasional

"Saya sangat setuju dan itu sangat masuk akal tetapi saya curiga sepak bola akan melakukan itu. Perubahan pelatih tak langsung jadi perubahan hasil, dan jika ada, itu sangat tipis."

" Pelatih hanyalah representasi dari keseluruhan tim. Saya pikir jika ada jeda transfer untuk pelatih , itu adalah soal mendukung pelatih dan mendukung mereka selama periode tertentu. Stabilitas dan kontinuitas adalah dua hal terpenting di belakang kesuksesan," tandas Hayes. (*)

sumber: bola.net

Penulis: Agusmanto