Thierry Henry Dibuat Tambah Merana oleh PSG

Pelatih AS Monaco, Thierry Henry
Pelatih AS Monaco, Thierry Henry (net)

KLIKPOSITIF -- Thierry Henry belum bisa menyunggingkan senyum. Pasalnya, dia tak jua menuai kemenangan sejak menangani AS Monaco. Senin (12/11) dini hari WIB, Los Monegasques takluk 0-4 di tangan sang juara bertahan dan pemimpin klasemen, Paris Saint-Germain (PSG).

Tiga dari empat gol itu dibuat striker Edinson Cavani. Torehan hat-trick itu menjadi catatan sejarah tersendiri. Cavani menjadi pemain pertama PSG yang setidaknya mencetak tiga gol ke gawang Monaco di Ligue 1 setelah Carlos Bianchi pada 25 Mei 1979.

baca juga: Pemain Sepakati Pemotongan Gaji, Barcelona FC Terhindar dari Kebangkrutan

Bagi sang striker pun, itu menjadi hal yang melegakan karena sempat mandul setelah pulih dari cedera. Edinson Cavani akhirnya mencetak gol saat PSG hadapi Monaco dan perpanjang derita Thierry Henry . Cavani langsung menggebrak pada awal pertandingan.

Dua gol berhasil dilesakkannya dalam sebelas menit awal. Dalam dua gol itu, dia sempat dianggap offside, tapi kemudian wasit mengesahkan golnya dengan bantuan VAR. Dua gol itu tak mampu ditambah oleh para pemain PSG hingga babak pertama berakhir.

baca juga: Batal Berkarir di Eropa, Warganet Berikan Semangat Untuk Bagus Kahfi

Memasuki babak kedua, Cavani lagi-lagi unjuk gigi. Memasuki menit ke-53, dia kembali memaksa kiper Diego Benaglio memungut bola dari gawangnya. Kali ini tanpa kontroversi. Berdiri di tiang jauh tanpa kawalan pemain Monaco, dia dengan mudah menuntaskan umpan silang dari Moussa Diaby.

Pesta gol PSG kemudian ditutup oleh penalti Neymar pada menit ke-64. Wasit menunjuk titik putit setelah Djibril Sidibe menjatuhkan Kylian Mbappe di kotak penalti. Neymar tanpa kesulitan mengecoh Benaglio.

baca juga: Dianggap Pahlawan, Maradona Akan Dimakamkan dengan Proses Kenegaraan

Kekalahan dari PSG ini membuat Henry menyamai rekor buruk Didier Deschamps pada 2001. Seperti Henry saat ini, Deschamps juga tak mampu memberikan kemenangan bagi Monaco pada empat laga awalnya di Ligue 1 bersama klub itu. (*)

sumber: football5star

baca juga: Maradona Wafat, Argentina Tetapkan 3 Hari Masa Berkabung Nasional

Penulis: Agusmanto