Sejumlah Klub Besar Eropa Bakal Bikin Kompetisi Tandingan Liga Champions

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

BOLA, KLIKPOSITIF -- Sejumlah klub sepakbola Eropa dikabarkan bakal membuat kompetisi internasional untuk menyaingi Liga Champions. Kompetisi itu rencananya akan dimulai tahun 2021 mendatang.

The Guardian menulis bahwa rencana pembuatan kompetisi itu terungkap dari laporan surat kabar Jerman, Der Spiegel. Kompetisi ini bertajuk Liga Super Eropa .

baca juga: UEFA Minta Pemain Hentikan Memindahkan Bolot Sponsor Saat Jumpa Pers

Dokumen itu sendiri dikirim pada 22 Oktober lalu oleh perusahaan bernama Key Capital Partners kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Dalam dokumen itu dijelaskan bahwa klub-klub yang menjadi pencetus adalah Chelsea, Arsenal, Liverpool, Manchester United, Manchester City, Real Madrid, Barcelona, Bayern Munich, Juventus, Paris Saint-Germain, dan AC Milan.

baca juga: 12 Klub Membelot ke ESL, Liga Champions Ditunda?

Sementara Atletico Madrid, Borrusia Dortmund, Marseille, Internazionale Millan, dan Roma disebut sebagai klub undangan.

Menurut Der Spiegel, 11 tim pendiri tak akan bisa didegradasi dan akan menjadi anggota tetap Liga Super Eropa selama 20 tahun pertama kompetisi.

baca juga: Pakar Kesehatan UEFA Jamin Piala Eropa Tetap Digelar Tahun Ini

Real Madrid dan Key Capital Partners belum memberikan komentar terkait bocoran dokumen tersebut.

Sementa Bayern Munich mengatakan tak mengetahui soal dokumen-dokumen tersebut dan tak akan mengomentari negosiasi rahasia yang dilakukan klub.

baca juga: Bayern Munich Dominasi Penghargaan Pemain Terbaik UEFA 2019/20, Didier Drogba dapat Anugerah

Kelompok 11 klub pendiri itu, menurut dokumen tersebut, akan mendirikan sebuah perusahaan di Spanyol, menggelar Liga Super Eropa di bawah kendali mereka sendiri. Liga itu akan memiliki babak kualifikasi grup dan fase gugur.

Dalam dokumen itu juga dibeberkan soal kepemilikan saham. Madrid disebut akan menguasai 18,77 persen saham, Barcelona 17,61 persen, dan Manchester United sebesar 12,58 persen.

Tahun lalu Presiden Serikat Asosiasi Sepak Bola Eropa ( UEFA ), Aleksander Ceferin, menuding klub-klub besar Eropa mencoba memeras lembaga itu dan menegaskan bahwa pihaknya tak akan mengizinkan pembentukan Liga Super Eropa .

"Kepada beberapa klub saya menegaskan tak akan ada liga tertutup. Alasannya sederhana, bahwa hal itu tak sesuai dengan nilai-nilai yang kami anut," kata Ceferin pada 2017 lalu.

"Kami tak akan menyerah pada pemerasan oleh mereka yang mengira bisa memanipulasi liga-liga kecil atau memaksakan kehendak pada asosiasi-asosiasi sepak bola karena merasa memiliki kekuatan berkat pendapatan yang mereka hasilkan," tegas dia.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa