Terlibat Sindikat Mafia, Mantan Striker Juventus Dijatuhi Hukuman Dua Tahun Penjara

Vincenzo Iaquinta saat berseragam Juventus.
Vincenzo Iaquinta saat berseragam Juventus. (net)

KLIKPOSITIF -- Eks striker Juventus dan juara Piala Dunia 2006 bersama timnas Italia, Vincenzo Iaquinta dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam persidangan kasus mafia. Sementara, ayahnya menerima vonis jauh lebih berat selama 19 tahun dalam sidang kasus tersebut.

Meski terbebas dari tuduhan yang mengaitkannya dengan sindikat mafia 'Ndrangheta, Iaquinta dinyatakan bersalah untuk pelanggaran senjata api. Dia terbukti mempunyai dua senjata dan 126 peluru yang menurut pengadilan diberikan kepada ayahnya, Giuseppe Iaquinta tanpa menginformasikan kepada pihak berwenang.

baca juga: Gabriel Batistuta Sambut Kelahiran Cucu Pertamanya

Sang ayah sendiri menerima vonis jauh lebih berat lantaran diputuskan bersalah memiliki hubungan dengan 'Ndrangheta dan mesti mendekam di bui selama 19 tahun. Putusan untuk Vincenzo dan Giuseppe Iaquinta pada Rabu (31/10) kemarin merupakan bagian dari persidangan kasus mafia besar di Italia. Lebih dari 140 orang diadili terkait kasus ini.

'Ndrangheta adalah grup mafia yang berbasis di Calabria, region tempat kelahiran Iaquinta, tetapi pria 38 tahun ini bersikeras dirinya tidak tahu-menahu soal kelompok kriminal tersebut. "Konyol, memalukan," seru Iaquinta dan ayahnya usai vonis dibacakan.

baca juga: Erick Thohir Sebut Ada 53 Kasus Dugaan Korupsi di BUMN, Reaksi KPK?

"Keluarga kami bahkan tidak tahu apa itu 'Ndrangheta. Ini tak mungkin. Mereka menghancurkan hidup saya begitu saja cuma karena saya orang Calabria," imbuh pemain yang juga pernah membela Udinese dan Cesena ini di luar pengadilan.

"Kami tidak melakukan apa-apa dan kami tidak memiliki hubungan apa-apa dengan ’Ndrangheta. Saya menderita seperti anjing tanpa melakukan apa-apa, tapi saya telah menjuarai Piala Dunia dan saya bangga menjadi orang Calabria."

baca juga: Dituding Lindungi Buronan Negara, Begini Kata Kuasa Hukum Djoko Tjandra

Menurut aturan hukum di Italia, terdakwa berhak mengajukan dua kali banding sebelum vonis menjadi inkrah. Kalaupun putusan akhirnya ditetapkan, tipis kemungkinan Iaquinta bakal benar-benar masuk penjara karena pelanggarannya terhitung ringan. (*)

sumber: goal.com

baca juga: Alasan Sakit di Malaysia, Hakim Tunda Sidang PK Djoko Tjandra

Penulis: Agusmanto