Mimpi Indonesia Berlaga di Piala Dunia Digagalkan Australia

Selebrasi para pemain Timnas U-16
Selebrasi para pemain Timnas U-16 (istimewa)

KLIKPOSITIF -- Mimpi timnas Indonesia U-16 untuk mengukir sejarah dengan tampil di Piala Dunia U-17 tahun depan gagal terwujud. Menghadapi Australia di babak perempat final Piala Asia U-16 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Senin (1/10), Indonesia gagal melaju ke semifinal setelah ditaklukkan dengan skor 2-3.

Memang, tim Garuda Muda memberikan perlawanan yang sangat signifikan sejak pertandingan dimulai. Bahkan, anak asuhan Fakhri Husaini ini mampu mendikte permainan anak-anak Australia. Meskipun begitu, perjuangan mereka patut mendapatkan apresiasi dari semua pecinta sepakbola Tanah Air.

baca juga: Itali Menang Besar, Inggris Ditahan Imbang Polandia, Ini Hasil Kualifikasi Piala Dunia Semalam

Belum genap satu menit bola bergulir di babak pertama, Indonesia nyaris kebobolan. Menyambut umpan tarik rekannya, Duzel yang berdiri bebas tidak terkawal nyaris saja mengubah papan skor dengan sepakan mendatarnya. Beruntung bagi Indonesia, bola dimentahkan tiang gawang.

Mengandalkan kecepatan Supriadi, Indonesia mencoba membongkar pertahanan Australia. Namun, skuat Australia yang bermain lebih tenang mampu menghalau serangan Indonesia di 3/4 lapangan. Serangan yang dilancarkan pasukan muda Negeri Kangguru di menit ke-10 nyaris meruntuhkan barisan pertahanan Garuda Asia.

baca juga: FIFA Buat Aturan Baru, Satu Babak 30 Menit dan Kartu Kuning Diusir Keluar Lapangan

Beruntung bagi tim besutan Fakhri Husaini, sepakan keras Duzel dari jantung pertahanan Indonesia masih mampu dimentahkan Ernando. Sulit menembus barisan pertahanan Australia, spekulasi yang dilakukan Sutan Zico nyaris berbuah gol bagi Indonesia.

Menerima sodoran bola, Zico memutar badan dan langsung melepaskan sepakan jarak jauh yang mengarah ke sisi kiri gawang. Sayang, si kulit bundar mampu dimentahkan Adam Pavlesic. Memasuki menit 16, kesalahan pemain belakang Australia harus dibayar mahal.

baca juga: Kasper Schmeichel: Saya Bangga Miliki Kapten Seperti Kjaer

Gagal mengontrol bola, Zico dengan cepat mengambil alih si kulit bundar. Dengan dua sentuhan, bola pun bersarang di sudut kiri gawang Pavlesic. Indonesia memimpin 1-0. Tertinggal satu gol, Australia mencoba bangkit. Peluang didapat Birkan Kirdar di menit 25.

Menerima bola muntah, Kirdar melepas tendangan keras dari tepi garis kotak terlarang namun bola melenceng tipis dari tiang gawang Ernando. Kerjasama satu dua Supriadi dengan Zico di menit 35 membuat enam pemain Australia kocar-kacir di lini belakang. Sayang, umpan lambung Zico terlalu jauh untuk dijangkau Supriadi.

baca juga: Cerita Fransiskus Jekson Bofra asal Papua yang Terharu Saat Dipanggil Ikuti Seleksi Timnas U-16

Kegemilangan Ernando belum terpatahkan. Tiga menit jelang turun minum, Indonesia nyaris menggandakan keunggulan. Namun, peluang Supriadi gagal dikonversi menjadi gol. Skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia bertahan hingga turun minum.

Di awal babak kedua, Australia berhasil menyeimbangkan papan skor di menit 50. Menyambut tendangan bebas rekannya, Daniel Walsh yang tidak terkawal sukses menanduk bola ke gawang Ernando. 15 menit berselang, papan skor kembali berubah.

Australia membalikkan keadaan setelah sepakan keras Adam Leombruno bersarang di sudut kiri gawang Ernando. Berbalik memimpin, tim muda Negeri Kangguru tidak mengendurkan serangan. Serangan yang dibangun pun kembali membuahkan hasil di menit 74.

Memperdayai Komang di sisi kanan pertahanan Indonesia, Botic melepaskan tendangan melengkung yang gagal dihentikan Ernando. Australia menjauh 1-3. Tidak patah semangat, Garuda Asia mencoba memangkas jarak. Kerjasama Yudha dan Bagus Kahfi nyaris berbuah andaikan sepakan Bagus tidak ditangguhkan Pavlesic.

Di menit 88, Rendy Juliansyah yang masuk menggantikan Supriadi di menit 77 berhasil memangkas jarak menjadi 2-3. Di sisa waktu pertandingan, Indonesia mencoba mencari gol penyeimbang. Akan tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-3 untuk Australia bertahan.

Dengan hasil ini, Indonesia U-16 dipastikan menghentikan langkahnya di Piala Asia U-16 2018 dan gagal melaju untuk pertama kalinya ke Piala Dunia. (*)

Penulis: Agusmanto