Arti Air Mata Neymar dan Kemenangan Brazil

Neymar tertunduk dan menangis usai membobol gawang Keylor Navas
Neymar tertunduk dan menangis usai membobol gawang Keylor Navas (Ney)

BOLA, KLIKPOSITIF -- Brazil membuahkan hasil gemilang di laga kedua Grup E Piala Dunia 2018 saat berhadapan dengan Kosta Rika di Saint Petersburg, Jumat 22 Juni 2018 malam WIB.

Berakhir dengan skor 2-0, skuat Seleccao berhasil merebut perhatian setelah gagal mengalahkan Swiss di laga pertama, 18 Juni lalu.

baca juga: Belum Sebulan Menjabat, Menteri Kesehatan Brazil Mengundurkan Diri

Usai laga itu, pemain-pemain bintang Brazil diragukan bisa membawa tim Samba keluar dari fase grup, sebab kala itu Serbia menang atas Kosta Rika dan langsung menjadi pemimpin klasemen sementara grup dengan raihan total 4 poin.

Namun keraguan tersebut berhasil dipatahkan Neymar setelah ia meyakinkan kemenangan Brazil di menit ke 90+7 atas tim Keylor Navas dkk.

baca juga: UEFA: Kalender Sepakbola Kacau sampai Tiga Tahun ke Depan, Termasuk Piala Dunia

Usai membuat bola menyentuh gawang Kosta Rika, bintang Paris Saint-Germain tersebut tampak terduduk dan menangis. Ia tersedu.

Tangisan pemain termahal di dunia itu kemudian menjadi tanda tanya besar dan skuat Brazil .

baca juga: PSSI Berharap Piala Dunia U-20 2021 Berjalan Sesuai Jadwal

Melalui akun Instagramnya, Neymar terbuka mengungkapkan tangisan tersebut. Namun ia tidak mengatakan air mata usai gol bukanlah sebuah hal yang mewakili kesedihan.

"Saya menangis karena bahagia, mengatasi rintangan, gertakkan dan atas hasrat untuk menang," katanya.

baca juga: Persiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Terganggu, Kemenpora Tetap Optimis

Ada sirat tekanan dari pribadi Neymar selama pertandingan. Tekanan itu membuat dirinya harus diganjar kartu kuning karena protes berlebihan pada wasit atas sebuah pelanggaran di babak kedua.

Apalagi sepanjang 90 menit pertandingan normal, ia sama sekali belum mencetak gol. Gol di menit ke 90+7 itu juga menjadi gol pertama Neymar di Piala Dunia 2018 ini.

"Tidak semua orang tahu apa yang saya lalui hingga sampai ke sini," tutur mantan pemain Barcelona itu.

Namun begitu, setelah kemenangan ini, Neymar justru lebih semangat untuk lolos dari babak penyisihan grup dengan mengalahkan Serbia di fase knock out yang akan berlangsung 27 Juni nanti.

"Dalam hidup saya segalanya tak pernah berjalan dengan mudah, bahkan untuk saat ini. Mimpi terus berlanjut... tidak... bukan mimpi, tapi tujuan. Selamat untuk pertandingan ini, teman-teman. Kalian yang terbaik," tulisnya mengakhiri postingan tersebut.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa