Hadapi Fiji, Milla Ingin Timnas Atraktif dan Menang

Logo pssi
Logo pssi (Ist)

KLIKPOSITIF -- Timnas Indonesia siap tempur melawan Fiji dalam laga ujicoba internasional di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9). Kick off kedua tim direncanakan pukul 16.00 WIB.

Pelatih Timnas Indonesia , Luis Milla mengharapkan bahwa ia ingin anak asuhnya bermain dengan apik dan tentunya meraih kemenangan. Pelatih asal Spanyol ini seperti diketahui baru saja membawa Timnas Indonesia U-22 meraih perunggu di SEA Games 2017. Di event dua tahunan itu, Hansamu Yama dkk sangat diapresiasi pecinta sepakbola indonesia karena telah bermain apik. 

baca juga: Ampiang Dadiah dan Janjang Saribu Masuk Nominasi API 2020 dari Bukittinggi

"Kami ingin mendapat hasil positif di pertandingan dan menikmati pertandingan serta enak ditonton. Fiji saya rasa tim bagus, namun kami tidak mau kalah begitu saja apalagi bermain di depan publik sendiri," kata Milla, seperti dikutip dari laman PSSI , Sabtu (2/9)

Pada laga ini Luis Milla juga memanggil Satria Tama untuk menggantikan Kurnia Meiga yang berhalangan hadir karena sakit. "Satria Tama seperti kita ketahui bersama dia bermain luar biasa di SEA Games. Dia kiper muda yang bagus dan ujicoba besok bagus untuk menambah pengalam dirinya," jelas Milla. 

baca juga: IBF 2020 : Protokol COVID-19, Faktor Kunci Kebangkitan Industri EO

Sedangkan salah satu winger Timnas Indonesia , Andik Vermansyah menyatakan melihat formasi dan konsep permainan coach Luis Milla , ia pikir hampir sama dengan di Selangor. "Saya sudah bisa membayangkan akan bermain dimana, posisi sayap kanan atau kiri tidak masalah. Intinya saya siap bermain melawan Fiji," jelas Andik. 

Pada tahun 2017 ini, Timnas Indonesia sudah melakoni tiga uji coba internasional. Sebelumnya Indonesia melawan Myanmar (21/3) dengan hasil kalah 1-3 serta 0-0 saat melawan Puerto Riko (13/6) dan menang melawan Kamboja 2-0 (8/6) di Phnom Penh lewat gol Irfan Bachdim dan Gian Zola.

baca juga: DPR Tegaskan Revisi UU Pemilu Akan Tampung Masukan Pakar

Sementara itu, Christophe Gamel yang notabene sebagai pelatih Fiji mengaku bahwa Fiji merupakan negara kecil namun suatu kehormatan bisa bertanding dengan tim besar seperti Indonesia. "Strategi kami berbeda jauh dari Indonesia. Saya sangat senang berada disini. Indonesia memiliki skuat komplit dan sangat hebat. Ini merupakan petualangan baru untuk kami, saya harap tim kami bisa bekerja keras untuk pertandingan besok," kata Gamel. 

Sedangkan Roy krishna striker sekaligus kapten Timnas Fiji mengaku bahwa sepak bola di Fiji terus berkembang. "Saya harap dua atau tiga tahun kedepan, sepak bola Fiji berkembang. Kita selalu belajar terutama dari Indonesia, kami akan mempelajari permainan kami agar terus meningkat," kata Roy. 

baca juga: Erick Thohir Minta Bos-bos BUMN Punya Akhlak

Kiper: Andritany Ardhiyasa (Persija), Satria Tama (Persegres Gresik)

Tengah: Adam Alis (Arema FC), Gede Sukadana (Bali United), Bayu Pradana (Mitra Kukar), Andik Vermansyah (Selangor FA), Stefano Lilipaly (Bali United), Slamet Nurcahyo (Madura United), Irfan Bachdim (Bali United), Rizki Pora (Barito Putera), M. Rahmat (PSM). (*)

Penulis: Eko Fajri