PS-IPRC Indarung 'Reborn' Meriahkan Kompetisi Askot Kota Padang, Peye: Target Kami Juara I

Pengurus IPRC Indarung tengah memberikan pengarahan kepada pemain PS-IPRC usai latihan di Lapangan Cubadak Indarung.
Pengurus IPRC Indarung tengah memberikan pengarahan kepada pemain PS-IPRC usai latihan di Lapangan Cubadak Indarung. (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Medio 1980-an sampai tahun 2000-an nama Persatuan Sepakbola Ikatan Pemuda Ranah Cubadak (PS-IPRC) Indarung begitu dielu-elukan banyak orang, terutama masyarakat Kecamatan Lubuk Kilangan , dan Kota Padang umumnya, karena masa itu merupakan masa kejayaan bagi PS-IPRC Indarung.

Bahkan selama dua dekade tersebut, berbagai pestasi telah diraih oleh keseblasan PS-IPRC di pelbagai turnamen sepakbola liga tarkam. Diantaranya, juara 1 turnamen Dandim Padang yang diikuti oleh sejumlah tim sepakbola di Kota Padang pada tahun 1989.

baca juga: 39 Persen Pasien Positif COVID-19 di Kota Padang Telah Dinyatakan Sembuh

Atas prestasinya itu, PS-IPRC kemudian promosi ke Divisi 3 Liga PSP Kota Padang , dan meraih juara 1 di tahun 1992, sehingga tim dari Ranah Cubadak (Indarung, Blok M, Perumnas HO Ranah Cubadak, Padang Besi dan Gadut) itu mendapat promosi ke Divisi 2 PSPP.

Setelah suskses menjadi jawara di Divisi 2, PS-IPRC kemudian mendapat promosi ke Divisi 1. Di Divisi 1 tersebut, prestasi PS-IPRC juga makin bersinar. Tahun 1998, tim sepakbola Ranah Cubadak itu kemudian meraih juara 3. Lalu di era 1999-2005, PS-IPRC juga berhasil meraih berbagai juara di turnamen antar tim sepakbola di kabupaten dan kota di Sumbar.

baca juga: Real Madrid Masih Jadi Klub Terkaya Sejagad

Seperti turnamen sepakbola Guguk Solok misalnya. PS-IPRC meraih juara 1, kemudian juara 2 di Alahan Panjang pada tahun 2000, juara 3 di Payakumbuh turnamen Taram. Kemudian di Tandikek, Padangpariaman pada 2005, meraih juara 1. "Prestasi ini hanya beberapa yang dikuti oleh PS-IPRC," kata Ketua PS IPRC, Hendri Rifoa, Rabu (5/3/2020).

Pria yang akrab disapa Peye itu menyebut bahwa tahun ini, merupakan tahun kebangkitan bagi PS-IPRC setelah 1,5 dekade ini vakum. Kebangkitan ini, tidak tetlepas dari dukungan masyarakat Lubuk Kilangan , terutama dalam menghadapi Kompetisi Sepakbola Asosiasi PSSI Kota Padang tahun 2020 ini.

baca juga: Kabar Baik, Penambahan Positif Corona di Sumbar Nihil per 29 Mei

"Target kami tahun ini, PS-IPRC meraih juara I Kompetosi Sepakbola Asosiasi PSSI Kota Padang . Saat ini prtandingan sudah bergulir dan kami terus melakukan persiapan. Mufah-mudahan targetbjuara 1 sapat terwujud, apalagi PS-IPRC punya sejarah untuk itu," ujarnya.

PS-IPRC ini berdiri tahun 1987. Pendirian tim sepakbola ini didasari karena di tahun 1985, terdapat banyak club sepakbola di lingkungan Ranah Cubadak, sehingga sejumlah tokoh masyarakat di Ranah Cubadak. Diantaranya, Syamsuar M, Buya Latief, Edi Purnomo, Irmansyah dan Khalidin.

baca juga: HBT dan Masyarakat Tionghoa Peduli Serahkan Bantuan Insinerator untuk Kota Padang

"Kelapa 7, Redstar, Gapesball, dan Buana Putra merupakan klub kecil di lingkungan Ranah Cubadak," bebernya.

Sementara itu, Pembina IPRC yang juga anggota DPRD Kota Padang , Edmon, mengatakan bahwa bangkitnya kembali PS-IPRC, tentu akan menjadi penyemangat bagi henerasi muda saat ini, khususnya para pecandu bola. Untuk itu, sebagai pembina IPRC, Ia pun mendukung penuh PS-IPRC untuk ikut kompetisi Askot PSSI Kota Padang .

"PS-IPRC kali ini ibarat reborn. Lahir kenbaki dengan semangat baru setelah 1,5 dekade ini vakum. Saya berharap melalui kompetisi yang digelar oleh Askot Kota Padang ini, adik-adik kita, khususnya pemuda Ranah Cubadak Indarung yang pecandu sepakbola bisa memaksimalkan bakatnya, sehingga dapat memberikan energi positif bagi kehidupan mereka," katanya.(*)

Editor: Riki S