Latih Kiper, Shin Tae Yong Adopsi Gaya Eropa dan Korsel

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (tengah) memantau latihan penjaga gawang timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/2/2020).
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (tengah) memantau latihan penjaga gawang timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/2/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

KLIKPOSITIF - Timnas Indonesia kembali menggelar latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/2/2020). Ini merupakan latihan kedua skuat Garuda dalam rangka pemusatan latihan pada 14-23 Februari mendatang.

Namun, ada yang unik pada latihan hari kedua ini. Penjaga gawang yang dipanggil Pemusatan Latihan (TC) mendapat durasi lebih lama.

Andritany Ardhiyasa, Nadeo Argawinata, Muhammad Riyandi, dan Adi Satrio terlihat sudah hadir sejak pukul 09.30 WIB. Sementara pemain-pemain lainnya baru tiba pada pukul 10.00 WIB.

Baca Juga

Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memang sengaja menerapkan hal tersebut. Ia mengadopsi gaya melatih Eropa dan Korea Selatan di mana kiper latihan lebih dahulu.

"Kiper memang harus latihan lebih cepat, memang di Eropa dan di Korea Selatan pun seperti itu melakukannya. Jadi kalau misalnya berbarengan dengan pemain, intensitas dari kiper sendiri tidak akan meningkat dan akan kurang efisien," jelas Shin Tae-yong, yang dikutip dari suara.com, media jaringan klikpositif.com.

Shin Tae-yong menyebut latihan berbarengan yang dilakukan penjaga gawang tidak akan bisa meningkatkan kualitas.

"Jadi memang dari kecil pun saya merasakan kiper harus lebih dahulu melakukan latihan. Kalau misalnya latihan bersamaan akan sedikit latihannya, jadi kualitas kiper tidak akan bisa meningkat," ucapnya.

Shin Tae-yong tengah mempersiapkan Timnas Indonesia untuk melakoni laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia kontra Thailand 26 Maret dan Uni Emirat Arab 31 Maret mendatang.

Video

Kabar Terbaru dari Kabau Sirah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Haswandi