Seto Nurdiyantoro Arsiteki PSIM Yogyakarta

Seto Nurdiyantoro
Seto Nurdiyantoro (internet)
YOGYAKARTA, KLIKPOSITIF -

Mantan pelatih PS Sleman, Seto Nurdiyantoro akhirnya tukangi PSIM Yogyakarta. Pengumuman disampaikan langsung oleh akun resmi @psimjogja_official dengan caption 'Selamat datang (kembali), Seto Nurdiyantoro', Rabu 29 Januari 2020.

Dalam postingan tersebut dijelaskan bahwa PSIM Yogyakarta kembali mempercayakan kursi kepelatihan musim ini kepada Seto. Menurut manajemen PSIM, Seto merupakan salah satu aset Sepakbola DIY.

"Kami berharap Seto dapat membawa tim ini melaju dengan baik dan menjadi pemersatu DIY. AYDK, Coach!," tulis akun Instagram dengan pengikut 150 ribu tersebut.

Baca Juga

Sebelumnya, CEO PSIM Yogyakarta Bambang Susanto menjelaskan bahwa Liga 2 2020 segera dimulai. Menurutnya musim lalu, PSIM mengalami musim yang penuh dinamika, baik suka maupun duka.

"Jujur, Saya sempat ingin mundur dari PSIM setelah insiden pada partai terakhir yang sangat memalukan dan memperihatinkan. Saya tidak takut rintangan atau kegagalan karena itu bisa dijadikan pengalaman," kata Bambang Susanto.

Namun ia menambahkan untuk hal yang berkaitan dengan kekerasan dirinya sulit menerimanya. Ia menjelaskan biasanya kekerasan terjadi karena provokasi, tapi pada insiden terakhir semua pada lepas kontrol tanpa ada provokasi berarti sekalipun.

"Mulai sekarang, mari kita berhenti mencari pembenaran atas tindakan yang merugikan semua elemen klub ini. Segelintir orang yang melakukan kekerasan dan pengrusakan, tetap akan mencoreng nama baik kita. Saya berharap semua punya rasa memiliki yang tinggi dan keinginan untuk menjaga klub ini," ujar CEO PSIM Yogyakarta.

Sehingga dikatakannya berbagai pihak dapat bersama-sama mencegah segala keburukan sekecil apapun demi nama baik bersama. Kemudian tidak ada lagi yang diam membiarkan keburukan apalagi ikut membesarkan kerusuhan.

"Mari sama-sama merenung dan mencari solusi supaya klub ini maju dan bermartabat. Sampaikan kritik, berikan protes, dengan cara yang lebih elegan tanpa ada kekerasan dan pengrusakan. Manajemen terbuka untuk kalian, mari luangkan waktu untuk duduk bersama dan membicarakan keluh kesah kalian melalui perwakilan kelompok yang ada. Musim 2020 di depan mata, saatnya kita menjadi lebih baik, dan kembali membangun citra klub ini," katanya

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri