Kembali Bermarkas di Surabaya, Ini Harapan Aji Santoso ke Persebaya dan Bonek

Pelatih kepala Persebaya Surabaya Aji Santoso
Pelatih kepala Persebaya Surabaya Aji Santoso (Ade Suhendra)

KLIKPOSITIF, SLEMAN - Persebaya Surabaya akhirnya kembali bermarkas di Stadion Gelor Bung Tomo dan Gelora 1 November. Kepastian ini merupakan hasil pertemuan antara manajemen Persebaya, Pemkot Surabaya dan perwakilan Bonek Rabu 22 Januari 2020 kemarin.

Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin penting. Dimana intinya Persebaya dapat kembali bermarkas di Surabaya dan bisa menggunakan stadion Gelora Bung Tomo dan Gelora 10 November untuk mengarungi musim 2020

Beberapa poin hasil pertemuan di kantor Dispora Surabaya tersebut adalah selama rumput lapangan belum dibongkar, lapangan bisa digunakan & pertandingan bisa dilangsungkan di stadion Gelora Bung Tomo, sampai dengan akhir Juli 2020. Kemudian pada minggu kedua Juni akan dirapatkan lanjutan berkaitan dengan persiapan penggunaan Gelora 10 November dan Persebaya dapat melakukan pertandingan di kota Surabaya.

Baca Juga

Menanggapi hal tersebut, Aji Santoso yang ditemui usai latihan sore di Lapangan YIS Yogyakarta, Kamis 23 Januari 2020 mengucapkan terimakasih kepada semua pihak. Terutama kepada Pemerintah Kota Surabaya, Walikota Tri Rismaharini, manajemen, dan suporter.

"Atas nama manjemen, baik pribadi, dan tim, kami merasa senang dan terimakasih, khususnya Buk Risma yang telah membolehkan Persebaya kembali bermain di Surabaya," kata Aji Santoso.

Ia menilai keputusan tersebut sangat bagus apalagi untuk tim Persebaya Surabaya yang akan mengarungi Liga 1 2020. Kemudian hasil ini pun juga dapat dimanfaatkan oleh tim dan suporter dalam mendukung dan memberikan yang terbaik untuk Persebaya Surabaya ke depannya.

"Tentunya kabar ini sangat bagus dan keputusan kembalinya Persebaya bermain di Surabaya juga bisa dimanfaatkan tim untuk kembali berprestasi. Kemudian untuk suporter Bonek dan Bonita juga harus memberikan contoh yang baik dan melakukan hal positif karena Persebaya kembali pulang ke Surabaya. Semoga kabar baik ini menjadi awal yang indah untuk Persebaya dalam menjalani musim 2020," ujar pelatih kelahiran Malang 6 April 1970 tersebut.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri