Sulit Dapat Menit Bermain, Arsenal Siap Tampung Bek Muda Juventus

"Bek berusia 21 tahun pengoleksi 10 caps bersama Timnas Turki itu praktis sudah tak bermain lagi untuk Juventus, alias hanya ditinggal di bangku cadangan oleh pelatih Maurizio Sarri sejak 21 September 2019 lalu."
Merih Demiral (Net)

KLIKPOSITIF -- Raksasa London Utara, Arsenal disebut-sebut siap menampung bek Merih Demiral dari Juventus pada bursa transfer Januari 2020 mendatang.

The Gunners --julukan Arsenal-- dikabarkan siap melakukan manuver untuk mendapatkan servis bek muda penuh potensi yang juga merupakan personel Timnas Turki tersebut pada bursa transfer Januari 2020 mendatang.

Dikabarkan Arsenal siap menggelontorkan dana tak kurang dari 34 juta pounds (sekira Rp 615 miliar) untuk mendapatkan Demiral.

Sebagai informasi, Demiral sendiri baru bermain satu kali untuk Juventus di musim 2019/2020 ini!

Bek berusia 21 tahun pengoleksi 10 caps bersama Timnas Turki itu praktis sudah tak bermain lagi untuk Juventus, alias hanya ditinggal di bangku cadangan oleh pelatih Maurizio Sarri sejak 21 September 2019 lalu.

Padahal, Juventus sendiri mengeluarkan cukup banyak uang ketika mendaratkan Demiral dari Sassuolo pada musim panas 2019 lalu, yakni 16 juta pounds.

Demiral juga sejatinya selalu bermain cemerlang ketika membela Turki di Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Sebagai informasi, bek jebolan akademi Fenerbahce itu masih terikat kontrak jangka panjang bersama Juventus hingga 2024 mendatang, sebagaimana ia memang baru berlabuh di Turin beberapa bulan lalu.

Meski demikian, seperti diklaim Calciomercato yang dilansir Mail Online Sport, Arsenal akan tetap ngotot untuk mendatangkan Demiral pada Januari mendatang, ketika jendela transfer kembali dibuka.

Demiral saat ini praktis kalah bersaing dengan bek muda sensasional, Matthijs De Ligt untuk menjadi partner Leonardo Bonucci di jantung pertahanan Juventus.

Meski bek gaek Giorgio Chiellini kini tengah absen panjang, namun Sarri musim ini memang lebih senang memakai empat bek sejajar dengan dua centre-back, yang membuat Demiral kesulitan mendapatkan menit bermain ideal. (*)