Mancini Samai Capaian Pelatih Legendaris Italia, Apa Itu?

" Mancini kini bersanding sejajar dengan pelatih legendaris Timnas Italia lainnya, Vittorio Pozzo. Mantan pelatih Manchester City tersebut berhasil menyamai rekor sembilan kemenangan beruntun yang pernah diraih Pozzo."
Roberto Mancini (AP Photo)

KLIKPOSITIF -- Italia kembali menuai kemenangan saat melakoni laga ke-8 babak kualifikasi Piala Eropa 2020, Rabu (16/10/ 2019) dini hari tadi. Skuat berjuluk Gli Azzurri itu sukses mengalahkan Liechtenstein dengan skor telak 5-0.

Hasil tersebut membuat posisi Italia di puncak klasemen Grup J semakin kokoh. Mereka unggul sembilan poin atas pesaingnya, Finlandia, yang baru mengantongi 15 angka. Italia juga belum merasakan kekalahan dari delapan laga yang telah terlewati.

Secara matematis, Italia sudah dinyatakan lolos ke Piala Eropa 2020 mendatang. Bahkan posisinya di puncak klasemen pun sudah pasti tak bisa digeser lagi karena babak kualifikasi tinggal menyisakan dua laga lagi yang digelar pada bulan November.

Keberhasilan ini seolah menjadi obat kekecewaan yang mereka rasakan pada tahun 2017 lalu. Seperti yang diketahui, Italia dipaksa bertekuk lutut oleh Swedia yang membuat mereka tak bisa ikut serta di ajang Piala Dunia 2018 lalu.

Torehan apik itu tak bisa lepas dari jasa sang pelatih, Roberto Mancini. Semenjak diangkat sebagai pelatih tetap pada bulan Mei 2018 kemarin, pria berumur 54 tahun itu tak henti-hentinya menyumbangkan hasil positif dengan skuat mudanya.

Berkat itu, Mancini kini bersanding sejajar dengan pelatih legendaris Timnas Italia lainnya, Vittorio Pozzo. Mantan pelatih Manchester City tersebut berhasil menyamai rekor sembilan kemenangan beruntun yang pernah diraih Pozzo.

Pozzo mencatatkan rekor tersebut mulai bulan Mei 1983 hingga Maret 1939. Tim-tim yang berhasil dikalahkan olehnya di antaranya Belgia, Yugoslavia, Norwegia, Prancis, Brasil, Hungaria, Swiss, lalu Prancis lagi, kemudian Jerman.

Rentetan hasil apik tersebut sudah termasuk kemenangan Italia di Piala Dunia 1938. Italia sendiri berhasil keluar sebagai pemenang dalam ajang bergengsi tersebut usai mengalahkan Hungaria pada babak final dengan skor 4-2.

Sementara itu, rentetan kemenangan Mancini dimulai ... Baca halaman selanjutnya