Bus Pemain Persib Diserang Usai Pertandingan, Tira Persikabo Minta Maaf

Instastory tim Persib usai aksi pelemparan batu terhadap bus yang mereka tumpangi.
Instastory tim Persib usai aksi pelemparan batu terhadap bus yang mereka tumpangi. (istimewa)

KLIKPOSITIF -- Direksi tim Tira Persikabo, Rhendy Arinda meminta maaf kepada tim  Persib Bandung atas penyerangan bus pemainnya usai bertanding melawan Tira Persikabo dalam kompetisi Shopee Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu malam lalu.

"Atas nama keluarga besar Tira Persikabo, kami meminta maaf kepada tim Persib yang mengalami penyerangan Bus oleh orang yang tidak dikenal. Kami meminta maaf atas kejadian itu, karena kenyamanan para pemain Persib terganggu dan ada yang terluka," ujarnya di Bogor.

baca juga: Potong Gaji Shin Tae-yong, Ini Kata Ketum PSSI

Menurutnya, Tira Persikabo juga kaget atas kabar penyerangan terhadap bus pemain Persib . Bus Tira Persikabo beriringan dengan bus Persib saat meninggalkan Stadion Pakansari menuju arah Jalan Kandang Roda Sukaraja, Bogor.

"Kemungkinan besar ada oknum yang mungkin juga bukan supporter mengingat wilayah kejadian yang jauh dari stadion dan di luar area panpel," kata Rhendy.

baca juga: Liga 1 Mungkin Restart September, PSSI Didesak Siapkan Protokol yang Jelas

Peristiwa tersebut, menurutnya tetap akan menjadi bahan evaluasi internal Tira Persikabo. Ia juga berharap tim kepolisian mengusut para pelaku penyerangan kepada Bus Persib itu.

"Berharap pihak Kepolisian melakukan pengusutan kejadian tadi malam yang menimpa bus Persib . Sekali lagi atasnama keluarga besar Tira Persikabo kami meminta maaf kepada tim Persib ," tuturnya.

baca juga: Kembali Bergulir, Ini Jadwal Pekan ke-28 Liga Spanyol 2019/2020

Dua pemain Persib Bandung Omid Nazari dan Febri Hariyadi mengalami luka di sekitar pelipis akibat terkena lemparan batu dari sekelompok orang tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi setelah pertandingan melawan Tira Persikabo di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu malam.

baca juga: Resmi, PSG Permanenkan Mauro Icardi

Penyerangan dari sekelompok massa tak dikenal itu dilakukan di gerbang tol Sentul ketika tim akan kembali pulang ke Bandung. (*)

sumber: Suara.com

Penulis: Agusmanto