Saddil Ramdani Tak Sabar Hadapi Malaysia di SUGBK

(Suara.com)

KLIKPOSITIF -- Saddil Ramdani menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang dipanggil oleh Pelatih Simon McMeneny untuk melawan Malaysia pada ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Ya, Saddil dipanggil untuk menggantikan Greg Nwokolo yang cedera. Saddil yang berkarier di Malaysia bersama Pahang FA, diharapkan bisa banyak membantu timnas Indonesia di laga tersebut.

baca juga: Bertambah 993 Orang, 30.514 Orang Positif Corona di RI

Mantan pemain Persela Lamongan itu mengaku sudah tidak sabar menatap laga besok. Ia berjanji bakal memberikan seluruh kemampuan terbaiknya jika dipercaya bermain oleh Pelatih Simon McMenemy.

"Saya sendiri sangat bersemangat ya, apabila coach (Simon McMenemy) menurunkan saya, saya sangat bersyukur. Karena dari Malaysia mereka turunkan tim kuat, solid dan di sana juga ada empat rekan saya, dan mereka punya kualitas baik," kata Saddil saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Selasa (3/9/2019) malam.

baca juga: Helikopter Jenis MI 17 Terjatuh, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal

Saddil bisa dibilang menjadi pemain termuda yang diboyong oleh McMenemy, untuk pertandingan melawan Malaysia. Pada usia yang ke-20 ini, ia sudah bisa membela timnas senior.

Akan tetapi, Saddil mengaku cukup senang. Ia mengaku banyak mendapat pelajaran dari para senior yang dipanggil ke timnas .

baca juga: Rapat Bersama FIFA Terkait Persiapan Piala Dunia U-20, Ini yang Disampaikan PSSI

"Saya sendiri bangga dan senang bisa dipanggil di sini, karena saya di sini juga bisa belajar banyak dari senior-senior yang lain. Semoga saya di sini bisa memberikan yang terbaik dan bisa mengeluarkan semua kemampuan saya," jelasnya.

"Di sini saya selalu bertanya dengan senior yang lain bagaimana di sini? Seperti apa? Akhirnya senior-senior lain beritahu seperti ini, seperti ini karena saya juga baru masuk," pungkasnya. (*)

baca juga: Shin Tae Yong Pantau Asupan Makanan Pemain Timnas U-19

Penulis: Eko Fajri