Laga Perdana, Semen Padang FC U18 Harus Akui Keunggulan PSIS Semarang U18

"Secara keseluruhan kita mampu menguasai pertandingan. Kita banyak memiliki peluang tapi terbuang sia-sia. Selain itu kita juga melihat ada beberapa titik kelemahan yang terjadi dalam laga tadi yang membuat kita menelan kekalahan. Untuk itu kita akan memperbaiki itu dalam laga esok"
(Net)

KLIKPOSITIF -- Semen Padang FC U18 harus mengakui keunggulan PSIS U18, dalam laga perdana mereka di ajang Elite Pro Academy (EPA) U18 2019. Bermain dikandang sendiri, Lapangan PT. Semen Padang, sore ini, Sabtu (15/6) Kabau Sirah Mudo takluk dengan skor tipis 1-2.

Semen Padang FC U18 dikejutkan dengan gol cepat PSIS U18 diawal laga. Penyerang PSIS U18, Putra Siahaan menjebol gawang Bagas Aditya pada menit ke-5. Skor 1-0.

Tertinggal, Semen Padang FC U18 meningkatkan intensitas serangan. Banyak peluang yang tercipta, sayang tak satupun berbuah gol karena penyelesaian akhir yang terburu-buru. Terus menyerang, Semen Padang FC U18 berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-18 melalui titik putih. Wasit memberi penalti setelah pemain PSIS melakukan pelanggaran. Geno Nofiansyah yang maju sebagai algojo, membuat skor imbang menjadi 1-1.

Skor imbang membuat pertandingan berlangsung panas dan sengit. Kedua tim terus silih berganti serangan. Pada menit ke-32, Semen Padang FC U18 kembali harus kecolongan setelah kapten PSIS, Guruh Setiawan mencetak gol kedua dan membawa PSIS unggul 1-2. Skor ini bertahan sampai babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, kedua tim langsung bermain terbuka. Semen Padang FC U18 sendiri banyak menciptakan peluang yang lagi-lagi terbuang sia-sia. Sampai wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-2 untuk keunggulan PSIS tetap bertahan.

Hasil ini tentunya membuat tim Semen Padang FC U18 harus berjuang keras meraih kemenangan, pada laga kedua besok (Minggu, 17/6).

Dalam sesi konferensi pers seusai laga, pelatih Semen Padang FC U18, Hendra Susila mengatakan, laga ini menjadi pelajaran berharga untuk anak asuhnya untuk menatap laga selanjutnya.

"Secara keseluruhan kita mampu menguasai pertandingan. Kita banyak memiliki peluang tapi terbuang sia-sia. Selain itu kita juga melihat ada beberapa titik kelemahan yang terjadi dalam laga tadi yang membuat kita menelan ... Baca halaman selanjutnya