Manchester City Tersingkir, Pep Guardiola Pertanyakan VAR

"Ada beberapa keputusan wasit yang tidak bisa diterima oleh Guardiola"
Pep Guardiola (net)

KLIKPOSITIF -- Manajer Manchester City, Pep Guardiola tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah langkah pasukannya harus terhenti di perempatfinal Liga Champions musim ini.

Guardiola mempertanyakan keputusan Video Assistant Referee (VAR) pada leg kedua perempatfinal kontra Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Kamis (18/4) dini hari WIB.

Laga sendiri berlangsung sangat sengit. Man City menang 4-3 atas Tottenham, namun The Citizens --julukan Man City-- harus tersingkir secara dramatis lantaran kalah gol tandang dalam agregat yang sejatinya sama kuat, yakni 4-4.

Selain diwarnai hujan gol, laga dini hari tadi juga menghasilkan drama VAR. Pertama saat gol menentukan striker Fernando Llorente pada menit 73, yang terlihat cenderung menyentuh bola tetapi VAR mensahkannya.

Gol ini membuat Tottenham memperkecil ketertinggalan mereka jadi 3-4 dan skor ini pun ternyata bertahan sampai laga rampung. Selain insiden tersebut, Man City kembali 'dirugikan' pada masa injury time babak kedua.

Raheem Sterling sebenarnya bikin gol, namun dianulir VAR karena dianggap prosesnya berbau offside. Keputusan-keputusan inilah yang membuat Guardiola tak habis pikir. Pelatih berpaspor Spanyol itu merasa Man City tidak mendapat keadilan.

"Ini kejam, tapi beginilah adanya dan kami harus menerimanya. Meski saya berpikir jika kami sama sekali tak mendapat keadilan hari ini," keluh Guardiola kepada BBC.

"Setelah 20 menit, kami dalam keadaan unggul 3-2. Di babak kedua, kami menciptakan banyak peluang dan kami mencetak gol yang diperlukan. Sayangnya, berakhir buruk bagi kami. Jadi selamat untuk Tottenham dan semoga beruntung di semifinal," celoteh eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersebut.

"Saya mendukung VAR, tapi mungkin dari satu sudut pandang gol Fernando Llorente itu handsball, mungkin dari sudut pandang wasit tidak. Juga gol Raheem, saya merasa seperti ada inkonsistensi dalam VAR ini. Tapi, ini kembali ... Baca halaman selanjutnya