UEFA Mulai Penyelidikan Selebrasi Provokasi Ronaldo di Laga Kontra Atletico

"Jadi tidaknya Ronaldo dihukum akan diputuskan dalam rapat Badan Etika dan Disiplin UEFA pada 21 Maret "
Selebrasi tak pantas Ronaldo usai memulangkan Atletico Madrid di laga 16 besar Liga Champions (Net)

BOLA, KLIKPOSITIF -- Federasi sepakbola Eropa-UEFA telah memulai penyelidikan terkait kasus selebrasi provokasi yang dilakukan Cristiano Ronaldo di laga leg ke 2 babak 16 besar Liga Champions, pekan lalu.

Selebrasi yang dinamakan Cojones tersebut dilakukan bintang asal Portugal tersebut ke arah fans Atletico yang diduga untuk membalas perlakukan pelatih Diego Simeone saat mengalahkan Juventus di laga leg pertama.

Aksi selebrasi yang mengarahkan kedua tangan ke kelaminnya tersebut membuat Ronaldo terancam hukuman larangan bertanding dari UEFA di kontestasi Liga Champions. Sebab hal itu dinilai tak pantas.

"Setelah investigasi yang dilakukan Badan Etika dan Disiplin UEFA, berdasarkan Artikel 55 dalam Regulasi Disipliner UEFA, proses disipliner telah dibuka terkait laga 16 besar Liga Champions antara Juventus dan Atletico Madrid yang digelar 12 Maret di Italia," demikian pernyataan resmi UEFA.

Jika terbukti bersalah, salah satu dampak yang paling ia rasakan adalah harus absen di laga perempat final Liga Champions melawan Ajax Amsterdam pada April mendatang.

Jadi tidaknya Ronaldo dihukum akan diputuskan dalam rapat Badan Etika dan Disiplin UEFA pada 21 Maret mendatang.

Kendati begitu, pihak Juventus sendiri optimistis Ronaldo akan terhindar dari sanksi laga melawan Ajax.

"Setiap pemain boleh melakukan selebrasi sesukanya. Saya tidak melihat hal yang aneh, itu hanya sebuah selebrasi. Tidak akan ada hukuman untuknya," kata pelatih Bianconeri Massimiliano Allegri.(*)