Jelang Liga 1, Semen Padang FC Mulai Seleksi Pemain

"Hasil di Piala Presiden 2019 meninggalkan catatan penting bagi tim Kabau Sirah untuk menatap kompetisi resmi, Liga 1 yang dihelat pada Mei mendatang"
Semen Padang FC (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Semen Padang FC mengakhiri turnamen pramusim Piala Presiden 2019 dengan cepat setelah gagal berbuat banyak dengan menelan dua kekalahan dan satu kemenangan. Hasil ini meninggalkan catatan penting bagi tim Kabau Sirah untuk menatap kompetisi resmi, Liga 1 yang dihelat pada Mei mendatang.

CEO Semen Padang FC, Rinold Thamrin mengatakan, usai turnamen pramusim tersebut, para pemain diberi jeda libur sekitar lima hari. Mereka akan berkumpul kembali pada 20 Maret mendatang. Saat itu nanti akan ada evaluasi yang dilakukan manajemen dan tim pelatih setelah melihat penampilan mereka dalam empat laga yang dilakoni sebelumnya.

"Para pemain sedang diliburkan. Biarkan mereka recovery dulu dan berkumpul dengan keluarga. Setelah itu, mereka kembali berkumpul di mess pada 20 Maret nanti dan kembali memulai latihan," jelasnya.

Disebut Rinold, hasil yang didapatkan tim saat laga pramusim ini tidak menjadi tolok ukur untuk Liga 1 nanti. Yang jelas, dari sejumlah laga yang dimainkan di Piala Presiden, tim pelatih sudah bisa melihat kondisi pemain dan juga kemampuan mereka saat di lapangan. "Kita sudah lihat kemampuan pemain dan akan mengevaluasi semua lini," tuturnya.

Dijelaskannya, manajemen pun meyakini tim akan mampu berbuat banyak di Liga 1 nantinya. Dengan materi pemain sekarang ditambah dengan menu latihan yang seimbang, dia berharap tim akan semakin berkembang. "Kita juga tidak memberikan target yang muluk-muluk untuk Liga 1 nantinya, yang jelas tim ini bisa mengimbangi dan tidak hanya sekedar numpang lewat," katanya.

Mengenai pemain asing, Rinold menyerahkan semuanya kepada keputusan tim pelatih. Jika mereka sesuai dengan kebutuhan tim, akan dilanjutkan, jika tidak, manajemen menunggu opsi lain. "Meskipun sudah dikontrak, kalau hasil evaluasi mereka tidak bagus, kita harus mencari opsi lain," tutupnya. (*)