Debut Impresif Karl Marx 'Danny', Ini Kata CEO Semen Padang FC

"dari catatan yang didapatkan oleh manajemen tim, Danny sendiri sudah lebih dari tiga musim tidak bermain sepakbola atau bermain di Liga, sehingga kondisi fisiknya menjadi pantauan"
Karl Marx Danny, pemain asing trial asal Chad saat menghadapi Timnas U-23, Selasa kemarin. (semenpadangfc)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemain asing asal Chad yang trial di Semen Padang FC membuat debut impresif saat laga ujicoba kontra Timnas Indonesia U-23, Selasa (12/3) kemarin. Dia melesatkan dua gol yang membuat tim Kabau Sirah bermain imbang dengan anak asuhan Indra Sjafri yang akan berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2020 tersebut.

Menanggapi itu, CEO Semen Padang FC, Rinold Thamrin menyebut, saat ini masih terus dilakukan pemantauan terhadap pemain tersebut. Pasalnya, dari catatan yang didapatkan oleh manajemen tim, Danny sendiri sudah lebih dari tiga musim tidak bermain sepakbola atau bermain di Liga, sehingga kondisi fisiknya menjadi pantauan. 

"Kita masih terus memantau perkembangan Danny. Di debutnya, Danny memang menunjukkan typikal seorang striker yang garang dan pantang menyerah. Tapi, kita akan menghadapi kompetisi yang jadwalnya lebih padat, apakah dia sanggup? Itu yang menjadi catatan kita," tutur Rinold.

Ditambahkan Rinold, tidak tertutup kemungkinan dari akan diikat prakontrak dulu sebelum disodorkan kontrak permanen. Ada juga kemungkinan lain yang sudah dipersiapkan jika nanti Danny tidak sesuai dengan kriteria yang dicari tim pelatih. "Kita masih mencari opsi lain jika seandainya Danny tidak sesuai dengan harapan kita," jelas Rinold.

Selain itu, Rinold pun menyebut, akan ada perubahan besar menjelang tim Semen Padang FC di launching secara resmi pada April mendatang. Ada pemain yang sudah dikontrak akan dievaluasi ulang dan ada pula kemungkinan memanggil pemain yang sudah dilepas akan kembali dipanggil ke tim, sesuai dengan kebutuhan.

"Semua kemungkinan itu tetap ada. Makanya, kita akan mempersiapkan tim ini sematang mungkin. Karena kita semua itu, tim ini kembali dibangun dari awal pasca turun ke Liga 2 musim lalu," tutupnya. (*)