Dikalahkan Bali United, Semen Padang FC Tersingkir dari Piala Presiden 2019

"Semen Padang FC sudah dua kali mengalami kekalahan, di laga perdana kontra Bhayangkara FC (4-2) dan melawan Bali United (1-2)"
Para pemain Semen Padang FC pada laga perdana melawan Bhayangkara FC. (istimewa)

BEKASI, KLIKPOSITIF -- Semen Padang FC harus memupus impiannya untuk melangkah lebih jauh di helatan Piala Presiden 2019 ini. Dalam laga kedua kontra Bali United, Senin (11/3) malam, tim Kabau Sirah ditekuk dengan skor 1-2 oleh tim Serdadu Tridatu.

Hasil ini pun menghentikan langkah tim kebanggaan Sumatera Barat tersebut untuk melaju ke babak berikutnya. Pasalnya, Semen Padang FC sudah dua kali mengalami kekalahan, di laga perdana kontra Bhayangkara FC (4-2) dan melawan Bali United (1-2).

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, permainan kedua tim relatif imbang dalam penguasaan bola. Namun, Bali United lebih banyak melancarkan tendangan ataupun sundulan ke arah gawang Semen Padang FC. Tim Serdadu Tridatu pun langsung memborbardir pertahanan tim Kabau Sirah yang sangat rapuh.

Bali United pun mampu unggul cepat pada menit ke-5 melalui gol Melvin Platje. Setelah itu, hanya berselang 3 menit, Bali United memperbesar keunggulan lewat gol Fadil Sausu di menit ke-8. Skor menjadi 0-2, Semen Padang FC ketinggalan dua gol kurang dari 7 menit jalannya pertandingan.

Namun, usaha terus-menerus dari para pemain Semen Padang FC akhirnya membuahkan hasil. Dari serangan cepat yang dibangun di sisi tengah lapangan, Dedi Hartono berhasil menyambut bola dari blunder pemain belakang Bali United di menit ke-17.

Tendangan yang dilesatkan dari luar kotak 16 tersebut diarahkan melambung karena Wawan Hendrawan sudah terburu maju. Semen Padang FC pun berhasil mengejar ketinggalan mereka dan skor berubah menjadi 1-2.

Mampu mengejar, Semen Padang FC mulai meningkatkan tempo serangan. Namun sayang, kesalahan demi kesalahan dilakukan oleh pemain tengah dan belakang. Hingga babak pertama berakhir, skor tidak berubah.

Memasuki babak kedua, pola permainan agak lebih mengendor. Bali United yang awalnya memainkan pola serangan cepat, mulai menurunkan tempo. Sebaliknya, Semen Padang FC terus melakukan gempuran dari semua lini, ... Baca halaman selanjutnya