Gian Zola Ungkap Metode Latihan Indra Sjafri dan Luis Milla, Ada yang Beda?

Gelandang serang Timnas Indonesia U-22, Gian Zola
Gelandang serang Timnas Indonesia U-22, Gian Zola (Suara.com)

KLIKPOSITIF -- Timnas Indonesia U-22 telah memulai pemusatan latihan perdananya pada Senin (7/1/2019). Sebanyak 33 pemain hadir pada pemusatan latihan yang dikhususkan pada seleksi untuk skuat yang dihelat di Lapanga ABC, Senayan ini.

Sejatinya, pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri memanggil 38 pemain pada skuat sementara yang dipilihnya. Namun pada latihan hari ini, hanya 33 pemain yang menunjukkan batang hidungnya.

baca juga: Kembali Bergulir, Ini Jadwal Pekan ke-28 Liga Spanyol 2019/2020

Ada lima pemain yang absen, yakni Egy Maulana Vikri, Ezra Walian, Firza Andika, Osvaldo Haay, dan Saddil Ramdani. Well, rata-rata pemain yang dipanggil Indra untuk memperkuat timnas U-22 sendiri merupakan jebolan Timnas Indonesia U-19.

Tidak hanya itu, beberapa penggawa Timnas Indonesia U-22 era Luis Milla juga dipanggil Indra. Salah satunya adalah gelandang serang Persib, Gian Zola .

baca juga: Resmi, PSG Permanenkan Mauro Icardi

"Saya sangat senang, setelah saya absen lumayan lama, sekarang saya fokus buat masuk ke skuat tetap timnas (U-22). Ini kesempatan Zola untuk membuktikan diri," kata Gian Zola usai menjalani latihan di Lapangan ABC, Senayan, Senin (7/1/2019), dilansir dari Suara.com jaringan KLIKPOSITIF .

Zola pun mengungkapkan, tidak ada perbedaan yang mencolok antara gaya melatih Indra Sjafri dan Luis Milla. Menurut pemain berusia 20 tahun itu, kedua pelatih tersebut lebih mengedepankan aspek penguasaan bola.

baca juga: Dimulai 20 Juni, Torino vs Parma Jadi Laga Pembuka Serie A

"Tidak ada yang beda. Semua sama, pola latihannya sangat bagus. Indra Sjafri juga sama seperti Luis Milla, harus kuat pegang bola. Coach Indra Sjafri menginstruksikan untuk pegang bola dari bawah atau build-up," ujar Zola.

Terkait persaingan internal di skuat timnas U-22, Zola mengakui bakal ketat. Oleh karenanya, pemain jebolan akademi Persib yang pernah memperkuat Persela Lamongan itu mengaku akan kerja keras agar bisa mendapat kepercayaan dari Indra Sjafri .

baca juga: Restart La Liga, Real Madrid diklaim Tidak Akan Gunakan Stadion Santiago Bernabeu

"Tentu persaingan sangat ketat, banyak pemain bagus. Harus kerja keras dan fokus, serta berdoa untuk bisa masuk ke skuat timnas . Motivasinya cuma satu, yakni benar-benar kembali masuk skuat timnas ," pungkasnya. (*)

Penulis: Eko Fajri