Jelang Liga 1 2019, PSSI Sudah Punya 16 Wasit dan Asisten Berlisensi FIFA

"Program pengembangan wasit menjadi prioritas utama PSSI, disamping pengembangan pelatih dan pemain"
Wasit-wasit PSSI yang sudah memiliki lisensi FIFA. (PSSI)

KLIKPOSITIF -- Program pengembangan wasit PSSI pada tahun 2018 mengalami peningkatan jumlah maupun kualitasnya. Program pengembangan wasit menjadi prioritas utama PSSI, disamping pengembangan pelatih dan pemain. PSSI kini telah memiliki PSSI 16 wasit dan asisten berlisensi FIFA.

Selain mengadakan workshop dan kursus, PSSI pada tahun 2018 juga menunjuk Toshiyuki Nagi sebagai Direktur Teknik Wasit. Toshiyuki Nagi merupakan mantan asisten wasit asal Jepang yang memimpin pertandingan pembuka putaran final Piala Dunia tahun 2014 di Brasil antara tuan rumah Brasil melawan Kroasia.

Dengan terciptanya wasit yang berkualitas harapannya akan meningkatkan mutu kompetisi PSSI baik di kompetisi profesional (Liga 1 dan 2) dan amatir (Liga 3, Suratin, U-16, U-19 dam lain-lain). Saat ini PSSI memiliki 16 wasit serta asisten wasit yang berlisensi FIFA.

Wasit-wasit yang memiliki lisensi FIFA di antaranya Dwi Purba, Oki Sanjaya, Thoriq Al Katiri, Deliana Fatmawati, Ikwan Laksono, Wahyu Wicaksono dan lain-lain. Untuk Thoriq, Bangbang Syamsudar dan Nurhadi tercatat sebagai AFC Elite Referee.

Tahun 2018, wasit kompetisi profesional tercatat dilakukan empat kali kursus yang total diikuti 553 wasit dan asisten wasit. Rinciannya untuk kompetisi Liga 1 diikuti 113 orang, Liga 2 116 orang, Liga 3 304 orang, dan FIFA serta AFC 20 orang. Pada program ini diinstrukturi oleh Direktur Wasit PSSI, Toshiyuki Nagi.

Selain itu, juga ada Workshop Wasit untuk Assesor, Instruktur, Kursus Instruktur, Kursus Assessor, Kursus Fitness Intruktur, dan Premier Skills Indonesia for Young Referees. Total pada program ini diikuti 243 wasit dan asisten wasit.

Untuk level provinsi, Asprov PSSI juga telah menggulirkan kursus untuk wasit seperti C1, C2, dan C3. Asprov PSSI yang menggelar kursus wasit di tahun 2018 ada tujuh Asprov yakni Bengkulu, Kalimantan Tengah, Maluku, Jawa Barat, Maluku Utara, NTT, dan Jawa Timur. Total 270 wasit dihasilkan pada ... Baca halaman selanjutnya