Meski Menang, Ternyata Spanyol Kesulitan dengan Taktik Iran

"Sepanjang pertandingan, Iran lebih cenderung bermain bertahanSepanjang pertandingan, Iran lebih cenderung bermain bertahan"
Dani Carvajal (Si.com)

BOLA, KLIKPOSITIF -- Spanyol berhasil memenangi laga kedua grup B melawan Iran di Kazan Arena, Senin 21 Juni 2018 dinihari. Dalam laga tersebut, Diego Costa menjadi satu-satunya pencetak gol.

Sepanjang pertandingan, Iran lebih cenderung bermain bertahan, dan itu membuat skuat Matador kesulitan menembus pertahanan Iran. Namun pada menit ke 54, Diego Costa mampu mengecoh lini belakang.

Spanyol bermain terbuka sejak peluit awal ditiup. Menguasai bola dengan possesion ball dominan, Silva, Inesta dan Isco membangun serangan dari tengah. Pasukan Iran tampil defensif dan cukup sukar untuk ditembus.

Sepanjang babak pertama Hosseini dan rekan-rekan bisa menahan gempuran pasukan Hierro. Spanyol menyerang, Iran menghalau bola dari kotak penalti, begitu gambaran umum babak pertama.

Baca Juga: Spanyol Raih Kemenangan Perdana di Rusia

Di babak kedua Spanyol tampil makin agresif. Inesta dan Silva berulang kali melakukan eksplorasi. Namun kebuntuan baru pecah pada menit ke-54.

Sebuah keberuntungan hinggap di kaki penyerang veteran Spanyol Diego Costa. Berawal dari upaya Ramin Rezaeian yang menjaga Costa untuk mengamankan daerahnya.

Bola yang dibuangnya malah mengenai kaki Costa dan melesat ke gawang Beiranvand. Spanyol unggul 1-0 berkat gol itu.

Baca Juga: Ini Nasib Tim di Grup A dan B Piala Dunia 2018

Namun ternyata, meskipun berhasil unggul di tengah ketatnya pertahanan Iran, Spanyol juga kesulitan dengan serangan balik yang dilakukan Hosseini dan kawan-kawannya.

Hal itu diungkapkan oleh Dani Carvajal. Ia mengakui, kemenangan atas Iran tersebut merupakan suatu hal yang mudah diraih.

"Mereka sesekali mencoba mengambil keuntungan, di saat ... Baca halaman selanjutnya