Teknologi Canggih yang Hadir di Piala Dunia 2018

"Piala Dunia di Brasil menjadi saksi bagaimana debut teknologi garis gawang sangat membantu kinerja wasit di lapangan dalam mengambil keputusan krusial"
Ilustrasi (Net)
menggunakan sistem radio berbasis serat, sementara 33 kamera siaran dan dua kamera offside langsung ditransmisikan ke VOR menggunakan jaringan yang sama. Delapan dari kamera ini memiliki spesifikasi untuk memantau gerak lambat super dan empat gerakan ultra lambat.

Pada babak knockout nanti, akan ada dua kamera ultra-slow-motion tambahan.

4K UHD Video & VR

Setiap Piala Dunia tampaknya menjadi tanda datangnya teknologi siaran baru dan tahun ini Piala Dunia Rusia menghadirkan teknologi Ultra High Definition (UHD) 4K.

Ada uji coba teknologi 4K di Piala Dunia 2014 Brasil, tetapi di Rusia teknologi 4K benar-benar diterapkan terutama untuk memenuhi kebutuhan para penonton yang memiliki perangkat televisi yang kompatibel.

Kinerja Elektronik dan Sistem Pelacakan

Inovasi utama kedua yang diterapkan FIFA di Piala Dunia Rusia adalah Kinerja Elektronik dan Sistem Pelacakan (EPTS). Sistem berbasis tablet ini akan memberikan informasi soal statistik pemain dan rekaman video secara real time.

Setiap tim akan diberikan tiga tablet, satu untuk analis di stand, satu untuk analis di bangku dan satu lagi untuk tim medis. Rekaman pertandingan akan mengalami penundaan 30 detik, di samping statistik seperti data pemosisian pemain, passing, pressing, kecepatan dan tackles.

EPTS bekerja dengan sistem berbasis kamera dan teknologi yang telah disetujui oleh FIFA pada tahun 2015. Untuk Piala Dunia, data akan dikumpulkan melalui dua kamera pelacakan optik yang terletak di tribun utama, sementara tim juga akan memiliki akses ke pilihan kamera taktis.