Mengenal Bayu Pradana, Central Midfielder Timnas Indonesia

"Diklat yang menjadi kawah candradimuka bagi sejumlah pemain tenar tanah air tersebut sudah tidak beroperasi"
Bayu Pradana (PSSI)

KLIKPOSITIF -- Dalam kurun tiga tahun terakhir, khususnya setelah sanksi FIFA dicabut, muncul nama baru yang menghiasi lini tengah tim nasional (timnas) Indonesia senior. Jika sebelumnya pos gelandang tengah timnas ditempati oleh Firman Utina, Raphael Maitimo, dan Hariono, kini tugas tersebut diemban oleh Bayu Pradana.

Pemain kelahiran Salatiga ini kerap menjadi pilihan utama pelatih timnas sejak masa jabatan terakhir Alfred Riedl hingga sekarang di bawah komando Luis Milla Aspas.

Kepiawaiannya dalam memerankan peran central midfielder menjadi alasan utama pelatih untuk menjadikan Bayu sebagai starter. Ia mampu mengatur tempo permainan dengan baik, taktis dalam mengantisipasi serangan lawan, dan memiliki tembakan jarak jauh yang mumpuni. Kehebatannya di lini tengah mengingatkan pecinta sepak bola Indonesia akan sosok Bima Sakti, pemain yang juga merupakan idola Bayu.

Berikut lima hal tentang pemain yang bernama lengkap Bayu Pradana Andriatmo ini.

1. Hari lahir sama dengan PSSI
Bayu lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 19 April 1991. Tanggal tersebut sama dengan tanggal berdirinya PSSI pada tahun 1930. Tidak banyak pesepak bola nasional yang lahir di tanggal ini. Selain Bayu, segelintir nama yang juga lahir pada 19 April diantaranya Fadil Sausu, Erik Dwi Ermawansyah dan Miswar Saputra.

Sekelumit fakta, Bayu berbagi tanggal ulang tahun yang sama dengan pebulutangkis ganda wanita Jepang, Ayaka Takahashi, dan petenis cantik Rusia, Maria Sharapova. Selain itu, tepat empat tahun sebelum Bayu lahir, serial televisi The Simpsons tayang untuk pertama kalinya di Amerika Serikat.

2. Jebolan Diklat Salatiga
Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Salatiga memang terkenal dalam melahirkan pemain-pemain sepak bola andal yang bermain untuk timnas. Nama-nama seperti Iswadi Idris, Anjas Asmara, Risdianto, Nova Arianto, hingga Bambang Pamungkas pernah menimba ilmu di Diklat Salatiga. Sebagai cah Salatiga ... Baca halaman selanjutnya