88 Tahun PSSI dalam Angka

"banyak harapan yang dilayangkan terhadap prestasi sepakbola tanah air di setiap momen ulang tahun PSSI"
88 tahun PSSI. (istimewa)
delapan wasit utama yang telah mengantongi lisensi FIFA, yang terdiri dari tujuh wasit utama pria (Handri Kristanto, Thoriq Alkatiri, Oki Dwi Putra, Hamim Tohari, Dwi Purba, Yudi Nurcahya dan Musthofa Umarella) dan 1 wanita (Deliana Fatmawati).

7
Hingga tahun 2018, PSSI telah menggulirkan tujuh kompetisi di Indonesia di tingkat profesional, semi-profesional hingga amatir. Liga 1 menjadi kompetisi kasta teratas di Indonesia, yang dilanjutkan oleh Liga 2 dan Liga 3. Untuk kepentingan regenerasi dan pembinaan usia muda, PSSI juga mengulirkan Liga U-19 (sebelumnya nya Liga U-21). PT. Liga Indonesia Baru ditunjuk sebagai operator untuk Liga 1, Liga 2, dan Liga U-19.

PSSI juga menyelenggarakan Piala Soeratin di dua kategori: U-17 dan U-15. Untuk pertama kalinya pada tahun 2017, PSSI menggelar turnamen wanita tertinggi di Indonesia dengan nama Pertiwi Cup. Terakhir, di tahun 2018 ini, PSSI berencana kembali menggulirkan turnamen Piala Indonesia, yang melibatkan tim-tim dari Liga 1, 2, dan 3.

13
Sejak berdiri hingga saat ini, terdapat 12 nama Sekretaris Jenderal PSSI (sebelumnnya disebut Sekretaris Umum). Mulai dari R. Md. Amir, Soetardi H, Jumarsono, Lalu Danylah, Priyo Santoyo, Hans. A, Nugraha Besoes, Tri Goestoro, Halim M, Joko Driyono, Azwan Karim, Ade Wellington, dan sekarang Ratu Tisha yang mengemban jabatan ini. Ratu Tisha tercatat menjadi wanita pertama yang menjadi Sekjen PSSI.

10
Sepanjang tahun 2018, PSSI memiliki 10 agenda besar yang akan diikuti, di antaranya Piala AFF untuk timnas senior, U-15, dan timnas wanita U-16, kemudian Piala AFC untuk timnas U-16 dan U-19. Selain itu, juga ada agenda Piala AFF futsal, dan kejuaraan antarklub futsal AFF. Namun, agenda terbesar PSSI di tahun ini adalah ajang Asian Games untuk timnas U-23, di mana Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah. (*)

sumber: PSSI