Islandia Hantam Indonesia Selection dengan Skor 6-0

"Sejak awal pertandingan, Islandia sudah main dengan skema penyerangan yang apik"
Ilustrasi selebrasi pemain Timnas Islandia (Reuters)

BOLA, KLIKPOSITIF -- Pertahanan tim Indonesia Selection tidak membuat Tim Nasional Islandia untuk membuat gol. Terbukti pada laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman ini, Islandia bisa menang 6-0.

Sejak awal pertandingan, Islandia sudah main dengan skema penyerangan yang apik, dan membuat Indonesia kewalahan di lini pertahanan.

Terbukti pada menit ke 12, Islandia berhasil mendapatkan peluang emas dari pinalti yang disebabkan oleh pelanggaran Tony Sucipto terhadap Albert Gudmundsson.

Namun sayangnya, tendangan penalti Islandia yang dieksekusi oleh Andre Bjarnasson berhasil ditepis kiper Indonesia Selection, Rifky Mokodompit.

Selama babak awal ini, Indonesia Selection benar-benar dibuat terdesak para pemain Timnas Indonesia yang lebih mendominasi penguasaan bola.

Pasalnya Bambang Pamungkas dan kawan-kawan tampak kesulitan memasuki pertahanan tim asuhan Heimir Hallgrimsson.

Pada menit ke 23, Timnas Islandia kembali mendapatkan peluang emas. Namun tendangan Mikael Anderson masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Rifky.

Tujuh Menit berselang, Islandia akhirnya mampu mencetak gol pembuka ke gawang Indonesia melalui aksi atraktif Andre Bjarnasson.

Ia memanfaatkan bola muntahan tepisan dari Rifky Mokodompit menepis tendangan Maman ke arah gawangnya yang mencoba menghalau bola umpan silang Albert Gudmundsson.

Hingga akhir babak pertama, pertandingan berlangsung tampa dinamika, hanya saja Islandia mendapatkan beberapa peluang gol namun masih gagal.

Pada babak kedua, Islandia kembali berhasil menambah gol saat pertandingan baru berjalan 2 menit.

Tandukan Kristjan Floki Finnbogasson berhasil membuahkan gol dengan memanfaatkan tendangan bebas pada menit ke 47.

Di paruh kedua ini, hujan makin deras mengguyur Sleman namun permainan Our Boys cukup apik, sedangkan Indonesia Selection melemah.

Tepat di menit ke 53, wasit Yudai Yamamoto terpaksa ... Baca halaman selanjutnya