Tangisan Irsyad Maulana dan Ancaman Degradasi

"Salah satu pemain yang tampak sangat sedih adalah Irsyad Maulana"
Tangisan Irsyad menuju ruang ganti saat Semen Padang FC dikalahkan Mitra Kukar. (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemain Semen Padang FC meluapkan kesedihannya setelah Kabau Sirah kalah dengan skor 1-2 dari Mitra Kukar dalam pertandingan yang digelar di Stadion H. Agus Salim. Salah satu pemain yang tampak sangat sedih adalah Irsyad Maulana.

Sayap kiri tim Kabau Sirah tersebut tampak terduduk di tengah lapangan usai kedua tim bersalaman setelah wasit meniup peluit panjang akhir babak kedua. Irsyad terduduk lemas dan menyembunyikan wajahnya di antara kedua lututnya.

Melihat kondisi seperti itu, pemain berumur 24 tahun tersebut kemudian dihampiri oleh salah seorang perwakilan panitia pelaksana pertandingan.

Seperti ada percakapan antara mereka berdua, perwakilan panpel tersebut seakan memberikan motivasi agar tidak larut dengan kekalahan yang diterima oleh klub sepakbola Sumatera Barat tersebut.

Setelah ditemui Panpel, Irsyad lalu berjalan dengan terhuyung-huyung kembali ke bench pemain sambil mengusap air matanya. "Iya, Irsyad tadi menangis, tapi saat saya hampiri dia tidak bicara apa-apa," kata Adi, salah seorang panitia pelaksana pertandingan.

Kondisi seperti ini memang tidak terelakkan, terlebih dengan posisi Semen Padang FC yang berada dalam ancaman degradasi.

[Ocky Anugrah Mahesa]